Fiction
Cerpen: Lelaki Kecil di Sedan Kuning

3 Feb 2018



“Oh, tapi aku dengar kamu bertunangan malam ini. Kamu tak mengundangku?”

Asha tertegun sesaat seperti baru menyadari sesuatu, lalu diliriknya arloji di tangannya, sudah lewat lima menit dari pukul enam sore. Pantas saja cahaya matahari makin lenyap. Asha mengangkat wajahnya dengan panik. “Hanya untuk keluarga, maaf kamu enggak diundang. Dari mana kamu dengar soal pertunanganku?”

“Diumumkan di koran pagi tadi, kamu tak membacanya?”

Asha menggeleng, dia bahkan tak tahu soal itu. Pasti Bastian. Lalu dia menggedikkan bahunya. “Aku harus segera pulang dan bersiap-siap.”

“Seharusnya begitu. Memangnya sedang apa kamu di sini, Tuan Putri?”

Pertanyaan itu membuat Asha teringat pada Terry yang duduk di bawah pohon. Telinga anjing terrier itu terkulai dan matanya agak terpejam. “Aku membawa dia jalan-jalan, dan tak sengaja melihat insiden tadi.”

Rifai menoleh ke Terry, lalu menyeringai. “Dia bukan anjingmu, ‘kan?”

“Anjing tetangga. Pemiliknya sedang diopname dan aku hanya ingin mengajak Terry jalan-jalan untuk mengurangi rasa sedihnya ditinggal majikan.”

“Sangat khas Asha. Jadi sore ini kamu sudah membantu anjing tetangga yang kesepian sekaligus membantu polisi menyergap para pedofilia, lalu malamnya bertunangan. Hari yang bagus, bukan?”

Entah kenapa, kalimat itu terdengar sangat positif dan cukup membuat Asha merasa terhibur. Setelah segala hal yang terjadi tadi, baru sekarang Asha merasa cukup tenang dan bisa tertawa lepas. “Hari yang aneh, tepatnya. Kabari aku perkembangan kasusnya.”

“Tentu! Mau kuantar pulang?” Rifai bangkit mengikuti langkah Asha yang sedang melepaskan tali kekang Terry.

“Tidak usah, aku membawa mobil.” Asha menunjuk sedan kecil hitam mengilat yang terparkir sekitar dua puluh meter dari warung tenda itu. “Lagi pula, kamu harus siap-siap datang mengapeli seseorang, ‘kan?”

“Oh, aku jomblo!” tukas Rifai, lalu cepat-cepat menyambung kalimatnya. “Info saja, buat jaga-jaga saja
barangkali pertunanganmu batal.”

Sekali lagi Asha dan Rifai tertawa lepas.
 


Topic

#FiksiFemina

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?