Fiction
Cerpen: Lelaki Kecil di Sedan Kuning

3 Feb 2018


Foto: 123RF, Dok. Freepik

Kaki-kaki mungil Terry saling susul-menyusul dalam langkah yang mungkin disebutnya lari. Asha mengikuti dengan tali kekang. Ponsel Asha berbunyi. Ah, Bastian.

“Hai!” Asha langsung menyapa. Suara Bastian terdengar bernada mengomel di seberang. “Ada di mana?”

“Aku bawa Terry jalan-jalan ke lapangan parkir, kenapa?”

“Anjing itu lagi. Ini sudah hampir pukul lima sore. Seharusnya kamu bersiap-siap!”

Asha menarik napas sejenak, berusaha mengenyahkan perasaan jengkel dengan senyum. “Aku akan ada di rumah sebelum jam enam, tenang saja.”

“Pokoknya, segeralah pulang, sudah terlalu sore.”

“Jangan khawatir.”

Bastian menutup sambungan telepon tanpa basa-basi lagi. Terry beralih menjauh dan bermain-main dengan sepotong ranting. Anjing itu milik Oma Linda, nenek tua tetangga sebelah rumahnya yang sedang dirawat di rumah sakit.

Sepulang kerja, dia buru-buru menjemput Terry untuk memberinya makanan anjing kalengan dan membawanya berjalan-jalan ke arena parkir GOR yang jadi lokasi arena belajar menyetir sepeda motor dan mobil.

Sedan berwarna kuning melintas untuk kedua kalinya sangat perlahan, tepat di depan Asha. Dari kaca depan, tampak pengemudinya lelaki, dan lelaki lain di sampingnya. Di bangku belakang, samar-samar ada dua lelaki lagi yang tampaknya semuanya berusia awal tiga puluhan, dengan anak lelaki kecil duduk di pangkuan salah satu lelaki itu.

Pintu belakang mobil terbuka dan anak lelaki kecil dengan baju lusuh robek-robek dan tanpa alas kaki itu berlari keluar mobil, tapi kemudian ada lelaki ikut turun dan mengejar anak itu. Dalam satu meter, anak itu sudah berhasil direngkuhnya.

Lelaki itu membungkuk dan menyodorkan sesuatu, entah apa. Si bocah mengangguk dan kembali digiring masuk ke dalam mobil. Mobil itu kembali berjalan perlahan-lahan.

Ketika mobil itu semakin dekat, Asha melirik hati-hati melihat lewat kaca depan mobil, dan dilihatnya anak lelaki itu sekarang didekap erat di pangkuan lelaki lainnya, bukan lelaki yang sebelumnya memangkunya.
 


Topic

#FiksiFemina

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?