TERINGAT KOMPOR mainan kanak-kanaknya itu, Lilani cepat-cepat kembali duduk di kursi Huan. Kembali memandangi lemari hijau tua. Namun Lilani segera bangun dan membuka laci paling bawah bagian kanan. Tak salah, ia menemukan kompor mainan di situ. Masih bersih, terbungkus kantong plastik bening.
Dulu, Huan menyimpannya ketika Lilani sudah tak memainkan lagi. Ketika Lilani telah kecewa lantaran Purnomo tak lagi muncul di rumahnya. Dan, ketika lemari tua itu baru saja dibeli.
Ingatan Lilani kembali terlempar pada suatu siang yang panas, puluhan tahun lalu. Seluruh penghuni gedung Sekolah Merpati digiring keluar. Keluarga Lilani bersama tukang-tukang becak yang sudah ngandang siang itu hanya berani melihat dari sela pintu pagar seng yang sedikit terbuka.
Mereka diangkut dengan truk-truk besar. Ada Purnomo di antara mereka.
“Mbah Pur!” seru Lilani yang segera terhenti. Maminya sigap membungkam mulut gadis kecil itu. Lilani terisak-isak dan menyingkir dari pagar.
“Mereka pindah ke mana?” tanya Lilani pada salah satu pengemudi becak di sudut teras rumahnya.
“Katanya mau dibuang ke laut, Nik. Nonik tahu, kata orang-orang, mereka membahayakan negara. Jadi mereka harus dibuang,” jawab yang ditanya panjang-lebar tanpa menoleh kepada Lilani.
Belum tuntas jawaban itu, Lilani pergi. Ia tak mengerti.
Lilani meraung, menuju kamar neneknya. “Mbah Pur, Mbah Pur! Mengapa dibuang ke laut?”
Huan diam saja, duduk di kasur.
LILANI TERMANGU, jongkok di depan lemari hijau memegang kompor mainan yang ia temukan kembali. Matanya basah. Ia lalu merogoh laci yang tadi ditempati kompornya. Sebuah foto diri dalam bingkai kayu. Lilani mengenali seseorang dalam foto itu. Bertambah lagi baris-baris pada deret pertanyaan yang belum sepenuhnya terjawab.
Mengapa foto Purnomo ada di laci lemari yang tiap kali ditunggui Huan usai berdoa pagi? (f)
***
Eka Handriana
Unggulan Sayembara Cerpen Femina 2016
Cek koleksi fiksi femina lainnya di:
http://www.femina.co.id/fiction/
Unggulan Sayembara Cerpen Femina 2016
Cek koleksi fiksi femina lainnya di:
http://www.femina.co.id/fiction/
Topic
#fiksifemina


