Trending Topic
Lawan COVID19, Platform Digital Berkolaborasi untuk Edukasi Masyarakat

24 Mar 2020

Foto: Pixabay


Situasi penyebaran virus COVID-19 di Indonesia saat ini masih terus berkembang, dengan jumlah kasus yang dilaporkan meningkat. Pemerintah Indonesia lewat Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid 19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB di Jakarta mengungkap jumlah kasus orang yang positif virus corona penyebab Covid-19 di Indonesia bertambah 65 kasus baru sehingga total hingga Senin (23/3) ada sebanyak 579 kasus. Sementara yang meninggal menjadi 49 orang dan sembuh menjadi 30 orang.

Yuri merincikan, ada 65 kasus baru itu di antaranya di Bali tiga orang, Banten sembilan orang, DKI Jakarta 44 orang, Jambi satu orang, Kalimantan Timur dua orang, Kepulauan Riau dan Maluku Utara masing-masing satu orang, serta empat orang masih dalam verifikasi di lapangan.

Pemerintah Indonesia saat ini secara terus menerus melakukan berbagai upaya pencegahan dan mitigasi, salah satunya dengan menyiapkan 132 rumah sakit rujukan di seluruh negara untuk mengendalikan laju penyebaran virus tersebut dan penyediaan sebanyak 10.000 alat pelindung diri (APD) kepada sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19.

Namun, dalam memerangi COVID-19, pemerintah tidak dapat jalan sendiri, perlu dukungan dari masyarakat luas juga korporasi. Beberapa platform digital memulai kolaborasi untuk membantu pemerintah menangani pandemi ini. 

Whatsapp misalnya, bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan hotline terkait COVID-19. Layanan hotline lewat Whatsapp ini gratis dan dirancang untuk menjawab pertanyaan dari masyarakat seputar COVID-19. Sebagai sumber informasi, layanan ini juga akan memberikan rekomendasi dan tips sederhana kepada petugas kesehatan agar senantiasa aman dan terlindungi dari penyebaran COVID-19. 

Hotline COVID-19 didesain dalam WhatsApp Business API, bekerja sama dengan DAMCorp, yang membantu organisasi dalam menjalin komunikasi dengan pelanggan mereka. WhatsApp Business API saat ini merupakan sistem tercanggih bagi bisnis menengah dan besar dalam menjalin komunikasi dengan pelanggan mereka. 

Baru-baru ini, WhatsApp juga berkolaborasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), dan meluncurkan Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp yang menyediakan panduan sederhana bagi para petugas kesehatan, tenaga pengajar, tokoh masyarakat, organisasi nirlaba, jajaran pemerintah, serta pelaku bisnis yang senantiasa mengandalkan WhatsApp untuk berkomunikasi. Situs ini juga menawarkan tips dan konten umum bagi pengguna di seluruh dunia demi mengurangi penyebaran rumor dan membuka akses terhadap informasi kesehatan yang akurat. 

Chief Operating Officer WhatsApp, Matt Idema, mengungkapkan dalam kondisi penuh kewaspadaan seperti ini, banyak orang yang mengandalkan WhatsApp untuk tetap terhubung dan memberikan dukungan kepada teman, keluarga, dan orang-orang sekitar mereka. 

Selain Whatsapp, Waze, aplikasi navigasi berbasis komunitas, telah menambahkan titik-titik pusat pemeriksaan medis dan rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia pada petanya. Pengguna Waze dapat memasukkan kata kunci seperti “COVID”, “covid”, “coronavirus”, “corona virus”, dan “rumah sakit corona” untuk menemukan lokasi-lokasi pusat pemeriksaan terdekat.

“Jika pengguna kami mengalami gejala demam, batuk, sakit tenggorokan, kelelahan, dan sesak napas, mereka sangat disarankan untuk melakukan prosedur pemeriksaan di rumah sakit terdekat, yang dapat mereka temukan lokasinya di Waze,” kata Marlin R. SiahaanCountry Manager Waze Indonesia.

Menurut Marlin, Waze berkomitmen untuk membantu para pengemudi agar tetap aman selama COVID-19 masih mewabah, dengan memberikan informasi akurat dan up-to-date mengenai lokasi penutupan jalan, perawatan, dan pemeriksaan kesehatan terkait.


Baca Selanjutnya: Edukasi COVID-19 Lewat Telemedicine


Faunda Liswijayanti


Topic

#corona, #covid19, #virus, #viruskorona, #viruscorona, #korona

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?