Trending Topic
Lawan COVID19, Platform Digital Berkolaborasi untuk Edukasi Masyarakat

24 Mar 2020

Foto: Pixabay


Edukasi COVID-19 Lewat Telemedicine

Berdasar data World Health Organization, sekitar 80% pasien COVID-19 di dunia hanya mengalami 2 gejala ringan, dan bisa sembuh dengan perawatan di rumah tanpa perlu dirawat di rumah sakit. Untuk itu, masyarakat perlu mendapatkan edukasi yang tepat tentang virus corona baru ini, salah satunya edukasi lewat platform kesehatan agar bisa emnjangkau lebih banyak orang. 

Gojek bekerjasama dengan Halodoc dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menghadirkan inovasi lewat Layanan Telemedicine “Check COVID-19”, shuffle card di aplikasi Gojek yang akan mengarahkan pengguna ke layanan Check COVID-19 di aplikasi Halodoc. 

Lewat Check COVID-19 di aplikasi Halodoc, pengguna dapat berkonsultasi mengenai gejala kesehatan yang sedang dialami dan melakukan “self-assessment” atau pemeriksaaan sendiri terkait COVID-19. Apabila ada dugaan menderita COVID-19, dokter dari Halodoc akan melakukan penanganan dengan meminta pengguna tetap di rumah, menerapkan isolasi di rumah agar penyebaran penyakit bisa diminimalisir. Bila membutuhkan penanganan dan tindakan lebih lanjut, akan dirujuk ke rumah sakit rujukan. 

“Dengan adanya pemeriksaan awal ini, kami percaya kami bisa membantu meringankan beban pelayanan di rumah sakit, mempercepat deteksi COVID-19 dan menghindari orang harus keluar rumah untuk tes sehingga pandemi COVID-19 bisa segera berlalu,” kata Kevin Aluwi, Co-CEO Gojek Group. 

Sedangkan Jonathan Sudarta, CEO Halodoc mengatakan Sistem pemeriksaan awal Halodoc akan membantu menyaring masyarakat dengan risiko COVID-19 rendah, medium hingga tinggi. Saat ini, Halodoc membebasbiayakan layanan konsultasi dokter umum khusus COVID-19. Layanan konsultasi online ini didukung oleh lebih dari 20.000 dokter berlisensi dan berpengalaman di dalam ekosistem Halodoc. 

Serupa, Alodokter, perusahaan pengembang teknologi solusi kesehatan di Indonesia, meluncurkan sebuah layanan digital yang mampu melakukan pengujian mandiri risiko tertular virus Corona. 

Layanan ini dapat diakses secara gratis bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, guna mendukung Program KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) dari Kementerian Kesehatan dalam menghadapi COVID 19. Layanan digital ini diklaim mampu melakukan interaksi cepat dalam menjawab pertanyaan seputar virus Corona, sehingga memberikan kemudahan penyampaian informasi yang akurat dalam pengujian mandiri risiko tertular virus Corona.

Lantas bagaimana tanggapan masyarakat pada layanan edukasi COVID-19 lewat telemedicine? Suci Arumsari, Co-Founder dan Director Alodokter mengatakan bahwa sejak aktif minggu lalu, layanan digital Alodokter ini sudah diakses lebih dari 900,000 masyarakat Indonesia. 

Bersama kita bisa mengatasi masalah pandemi COVID-19. Together, we do it! (f)


Baca Juga: 
Waspada, Gejala Ini Biasanya Dirasakan Pasien COVID-19 Berusia Muda
Tes Cepat COVID-19 Sudah Dilakukan, Ini yang Perlu Anda Ketahui
Beberapa Obat Untuk COVID-19 Diuji Coba, Salah Satunya Obat Antimalaria
 

 

Faunda Liswijayanti


Topic

#corona, #covid19, #virus, #viruskorona, #viruscorona, #korona

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?