
Dok. Wikipedia.org
1/ Matsusaka Beef
Berasal dari sapi yang diternakan di kota Matsusaka, provinsi Mie. Hanya sapi yang tidak pernah melahirkan dan tumbuh besar di kawasan ini yang dagingnya dapat dinobatkan sebagai Matsusaka Beef. Selain itu selama hidupnya sapi di tempat ini diberi pakan bir untuk meningkatkan selera makan mereka. Terkadang perawatan seperti pijitan juga diberikan semasa hidupnya.
Daging jenis ini memiliki kandungan lemak tak jenuh lebih tinggi dibanding daging lainnya. Lemaknya memiliki titik leleh yang cukup rendah, bahkan pada suhu tubuh manusia. Hal itu memberikan sensasi “melt in your mouth” ketika menyantap daging ini. Tak heran jika daging Matsusaka dinobatkan sebagai daging terbaik di antara Sandai Wagyu.
Topic
#foodtrend, #wagyubeef


