Fiction
Cerpen: Sehelai Ilalang Buat Ibu

20 Jan 2018



AKU PERCAYA ilalang lereng Bukit Kina sangat manjur. Terbukti, meski ilalang itu masih ada di genggaman Sarah, Ibu sudah bisa berbicara. Wajahnya terlihat lebih segar. Lingkaran lebam hitam di lengan kirinya sedikit samar. Keluarga kami yang berkumpul di kamar Ibu siang ini riang tersenyum. Aku meminta Sarah agar ia sendiri yang menyerahkan ilalang wangi itu kepada Ibu. Biar semua tahu jasa Sarah kepada Ibu.

“Terimalah sehelai ilalang ini, Bu. Hiruplah wanginya. Insya Allah Ibu akan sehat seperti semula.”

“Maaf. Penyakitku bukan karena pengaruh ilmu hitam, tapi karena terlalu pusing memikirkan Lukman yang menikah denganmu. Padahal, aku tidak setuju. Itulah sebabnya kemarin lusa aku menangis saat kau mencium tanganku.”

Suara Ibu lebih ganas dari buaya Sungai Awi, mematuk keras telinga dan perasaanku. Ruangan mendadak sunyi. Sarah diam mematung. Melepas sehelai ilalang ke lantai. (f)

***
 
A. Warits Rovi
 
 
Cek koleksi fiksi femina lainnya di:
http://www.femina.co.id/fiction/


Topic

#FiksiFemina

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?