Foto: Dok. Instagram Plaza Indonesia
Wilsen Willim, perancang muda yang dijadwalkan melakukan presentasi pada Plaza Indonesia Fashion Week 2020 dan Fashion Nation XIV hari kelima pun hanya bisa pasrah saat dikonfirmasi pihak Femina mengenai penundaan sisa rangkaian Fashion Nation XIV hingga waktu yang belum ditentukan,
“To be honest, saya blank. Cuma bisa pasrah meski sedikit kesal, tapi saya gunakan kesempatan ini untuk bersyukur mendapatkan waktu untuk rehat sejenak.” Ujar Wilsen saat ditanya kembali perihal ditundanya presentasi dirinya beserta beberapa perancang lain pad ajang Fashion Nation XIV dan Plaza Indonesia Fashion Week, walau konsep presentasi dan busana sudah semuanya siap ditampilkan. Lantas, apa yang akan dilakukan perancang muda busana siap pakai ini dengan koleksi yang sudah siap dipasarkannya?
“Sedang kita pikirkan dan pertimbangkan. Apakah akan kita tahan hingga akhir tahun dimana diharapkan semua kembali normal seperti sedia kala, sayangnya saat itu, tren sudah akan berubah, atau ya kita keluarkan nanti 2 koleksi musim gugur konsep see now buy now, dan 2 koleksi musim semi pada tahun mendatang.” Jawabnya.
Dampak sistemik dari penundaan dan pembatalan pekan mode besar di Indonesia tentu kini mengugah pertanyaan lama kembali, masih relevan kah pekan mode diadakan? Apakah kini sudah waktunya bagi para perancang dan pelaku mode tanah air beralih ke platform lain dalam mempresentasikan karyanya, menjauhi dari bentuk fisik ceremonial yang kerap dilakukan?
Wilsen Willim memberikan pandangannya terhadap hal ini, “let’s be frank, kejadian ini terjadi secara menyeluruh dan teramat cepat dengan dampak besar, sehingga bukan hanya industry yang akan berubah, tapi juga para konsumennya”. Dengan adanya perubahan pada pola belanja konsumen, maka pelaku industri pun harus cepat tanggap dan mempelajari pola baru belanja konsumen.
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut
Topic
#ReportaseModeFemina, #COVID19, #ModeIndonesia



