
Foto: Pixabay
Isi 1/6 Piring dengan Lauk Pauk dan Buah-Buahan
Lauk pauk adalah sumber protein, baik itu protein hewani atau protein nabati. Protein hewani bisa didapat dari daging sapi, ayam, ikan, seafood, terur, susu dan olahannya. Sedangkan protein nabati didapat dari kacang-kacangan, termasuk tempe dan tahu.
Tiap jenis dan sumber protein memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Lauk hewani mempunyai asam amino yang lebih lengkap dan mudah diserap tubuh. Kekurangannya ada pada jumlah kolesterol dan lemak jenuh yang lebih tinggi.
Sedangkan protein nabati memiliki kandungan lemak tak jenuh yang lebih tinggi dibanding protein hewani. Belakangan, kedelai menjadi daya tarik karena tinggi kandungan isoflavon yang tidak ada dalam protein hewani.
Kelebihan dan kekurangan inilah yang mengharuskan kita mengonsumsi beragam lauk-pauk. Jumlah yang dianjurkan adalah 80 g untuk ayam, atau 70 g daging sapi, atau 1 butir telur. Tempe seberat 50 g, sedangkan tahu sebanyak 100 g. Lauk-pauk menempati 1/6 bagian dari isi piring.
Sama seperti sayuran, buah-buahan juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang berfungsi sebagai antioksidan. Buah juga menjadi sumber serat yang sangat baik untuk tubuh. Jumlah yang disarankan sangat beragam bergantung jenis buahnya. Namun, setidaknya 1/6 dari porsi makan kita adalah buah-buahan.
Manfaat buah-buahan untuk tubuh sangat banyak terutama untuk menjaga tubuh tetap sehat. Buah dinilai mampu mencegah berbagai macam penyakit mulai dari jerawat hingga kanker. Di tengah masa pandemi seperti saat ini, buah yang kaya antioksidan memiliki peranan penting menjaga kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin dan mineral dalam buah juga membantu menjaga tubuh tetap bugar.
Baca Selanjutnya: Lengkapi dengan asupan cairan yang cukup
Topic
#IngatPesanIbu, #3M, #IsiPiringku, #nutrisi, #corona, #covid19, #satgascovid



