
Foto: Freepik
21 Oct 2020

Ada Potensi Risiko di Balik Masker
Meskipun penggunaan masker diajurkan di tengah pandemi ini, tai kita juga perlu mengetahui bahwa ada bahaya tersimpan di balik penggunaan masker yang tidak tepat. Menurut WHO, ada potensi risiko dan kerugian yang harus dipertimbangkan dalam setiap proses pengambilan keputusan tentang penggunaan masker.
Masker nonmedis atau kain, mislanya, dapat meningkatkan potensi COVID-19 menginfeksi seseorang jika masker tersebut terkontaminasi oleh tangan yang kotor dan sering disentuh, atau ditempatkan pada bagian lain dari wajah atau kepala dan kemudian ditempatkan kembali di atas mulut dan hidung.
Selain itu, beebrapa jenis masker juga dapat menyebabkan kesulitan bernafas, terutama jika digunakan pada anak-anak. Dampak lainnya, masker juga dapat menyebabkan kerusakan kulit wajah dan membuat rasa tidak nyaman saat mengenakannya. Secara sosial, penggunaan masker juga dapat menyulitkan seseorang berkomunikasi secara jelas.
Untuk meminimalisir risiko penggunaan masker, perhatikan jenis dan bahan masker yang kita gunakan. Biasakan diri untuk membersihkan tangan dengan cairan antiseptik berbasis alkohol atau sabun dan air sebelum mengenakan masker bersih dan setelah melepas masker. Masker harus dipakai erat di wajah dan hindari menyentuh masker saat dipakai. Segera Ganti atau buang masker jika lembap.
Ingat bahwa penggunaan masker saja tidak cukup, penting untuk mengombinasikannya dengan protokol kesehatan di tengah pandemi lainnya yaitu mencuci tangan dan menjaga jarak fisik minimal 1 meter dan kerumunan. (f)
Selalu ada cerita di balik masker. Seperti apa cerita maskermu, yuk sharing dengan femina lewat tagar #feminamaskerchallenge. Ikuti informasi lebih lanjut di sosial media femina: Facebook @feminamedia, Instagram @feminamagazine, Twitter @feminamagazine.

Baca juga:
Masih Bandel Tidak Pakai Masker di Tempat Umum? Siap-Siap dengan Sanksi Ini
Bergaya Dengan Separuh Wajah
5 Langkah Hindari Penularan dalam Klaster Keluarga Saran dr. Reisa Brotoasmoro
Faunda Liswijayanti