
Asia’s Next Top Model (AsNTM) Musim 4 yang tayang tiap hari Rabu pukul 20.00 di Starworld akhirnya sudah menentukan finalis tiga besar. Kini, tersisa Patricia Gunawan (Indonesia), Sang In Kim (Korea), dan Jiratchaya Kedkong atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tawan (Thailand). Dari tiga finalis ini, kira-kira siapa yang akan menjadi juara pada tanggal 1 Juni mendatang?
Pengalaman Patricia di dunia modeling sudah tidak diragukan lagi. Pemenang II Wajah Femina 2010 dan Runner-Up Miss Asean 2012 ini sudah menjajal modeling di negara lain, termasuk Bangkok, Thailand. Patricia sukses menunjukkan kalau dirinya cukup laris di catwalk, meski tinggi tubuhnya ‘hanya’ 170 cm.
Sosok Patricia yang ceria dan penuh semangat menghidupkan suasana karantina maupun pemotretan di AsNTM. Nggak jarang, tuh, dia nge-dance saat merasa nervous. Kelakuannya ini nggak hanya menghibur finalis lain, tapi juga para juri. Bahkan Yu Tsai, salah satu juri, setelah melakukan review foto pernah meminta Patricia kembali ke rombongan finalis sambil menari.
Kiprah Patricia di AsNTM cukup bersinar. Meski beberapa kali Yu Tsai mengingatkannya agar ekspresi bibir tidak terlalu kaku, Patricia berhasil mendapatkan gelar best picture tiga kali. Termasuk, di babak empat besar saat dirinya dan tiga finalis lain melakukan pemotretan untuk cover Harper’s Bazaar Singapura. Kita tunggu, deh, apakah Patricia dapat mengikuti jejak Ayu Gani, yaitu menjadi juara AsNTM dari Indonesia!

Finalis asal Korea Selatan ini sempat mengundang simpati para penonton ketika di episode 4, juri tamu Glenn Tan dari Subaru, mengkritiknya menggunakan kata kasar. Menurut Glenn, jika menjadi klien dia tidak akan memperkerjakan Sang In karena sempat memutarkan mata ketika mendengarkan pengarahan dari Glenn. Padahal menurut sebagian besar penonton, Sang In tidak bermaksud kurang ajar, melainkan hanya terkejut. Sikap Sang In yang langsung meminta maaf sambil membungkukkan tubuh 90 derajat ala Korea pun mendapat tanggapan positif dari para penonton.
Para juri sering mengingatkan Sang In untuk tidak terlalu banyak berpikir. Soalnya, ini berpengaruh pada ekspresi wajah Sang In ketika melakukan pemotretan. Namun ketika Sang In mampu mengurangi tingkat ketegangannya, dia sukses merebut hati juri. Terbukti, dia menjadi finalis dengan gelar best picture terbanyak, yaitu empat kali. Termasuk, di babak empat besar, ketika dia harus berbagi gelar dengan Patricia. Akankah dia membuat sejarah dengan menjadi model Korea pertama yang memenangkan AsNTM?

Tawan seringkali diminta juri untuk tidak terlalu malu-malu saat melakukan pemotretan. Dia pun berusaha untuk menunjukkan kalau dirinya bisa lebih ekspresif dan percaya diri. Pembuktiannya ini berhasil, mengingat dirinya masuk tiga besar AsNTM season 4.
Tawan menempati posisi teratas di episode empat, ketika para finalis mendapat tantangan berfoto dengan gaun ketika mobil bergerak di belakangnya. Di beberapa pemotretan, juri menyukai angle Tawan dan cara berjalannya di catwalk.
Dibandingkan Sang In yang kompetitif dan Patricia yang ‘jenaka’, Tawan memang cenderung pendiam dan kalen. Namun saat sudah di depan kamera, dirinya bisa menghasilkan foto yang memancing pujian banyak orang. Jadi bukan nggak mungkin, tuh, dia mengikuti jejak seniornya dari Thailand, Jessica Amornkuldilok, yang menjadi juara AsNTM season 1. (f)
Foto: Asia's Next Top Model
Topic
#AsiaNextTopModel


