Trending Topic
5 Cara Refleksi Diri Sambut Bulan Baru

31 Aug 2026

Kebaikan apa yang mau kamu teruskan di bulan depan? Foto ilustrasi: Pexels/John Diez


Bulan baru bukan cuma soal ganti kalender atau kaget karena waktu berlalu begitu cepat.

Sebelum sibuk membuat to-do list dan target baru, ada baiknya berhenti sebentar untuk melihat kembali apa yang sudah terjadi selama sebulan terakhir. 

Bukan untuk menghakimi diri sendiri, apalagi menghitung berapa banyak target yang gagal dicapai.

Anggap saja ini sebagai monthly check-in yang juga refleksi diri—saatnya kamu jujur pada diri sendiri agar bulan baru bisa membuat kamu makin baik lagi.

1/ Ingat kembali momen paling berkesan
Coba buka galeri foto, kalender, chat, atau catatan selama satu bulan terakhir. Apa saja yang paling sering muncul? 

Bisa jadi ada meeting penting, perjalanan singkat, pertemuan dengan teman naru, atau bahkan hari biasa yang ternyata cukup menyenangkan. 

Mengingat momen paling berkesan membuat kamu bersyukur bisa melewati sebulan terakhir, sekaligus lebih semangat untuk nggak lagi mengalami hal-hal buruknya.

2/ Catat tiga hal yang berjalan baik
Nggak harus pencapaian besar. Menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, berani mengatakan tidak, mulai rutin membaca, atau berhasil melewati minggu yang sibuk juga bisa masuk daftar.

Menuliskan hal-hal yang berjalan baik membantu membuat evaluasi lebih konkret daripada sekadar merasa kalau bulan ini begitu-begitu saja.

3/ Lihat apa yang ternyata nggak berjalan sesuai rencana
Target yang belum tercapai bukan berarti harus langsung diberi label gagal. 

Coba lihat lebih spesifik, apakah targetnya terlalu banyak, waktunya kurang realistis, atau ada prioritas lain yang muncul di tengah jalan?

Dari sini, target bulan berikutnya bisa dibuat lebih masuk akal. Kalau sesuatu memang sudah nggak relevan, nggak ada keharusan untuk membawanya terus ke bulan depan, kan....

4/ Cek yang paling banyak menghabiskan energi
Selain pekerjaan dan aktivitas, perhatikan juga hal-hal yang membuat waktu dan energi terasa cepat terkuras. 

Misalnya, terlalu banyak agenda, terlalu sering membuka media sosial alias doomscrolling, pekerjaan yang menumpuk, atau kamu memang lagi sibuk-sibuknya.

Bukan berarti semuanya harus langsung dihilangkan. Cukup identifikasi dulu. Dengan begitu, bulan berikutnya kamu bisa punya batasan yang lebih jelas.

5/ Pilih satu hal untuk diteruskan di bulan baru
Setelah melihat kembali satu bulan terakhir, pilih satu hal yang ingin dipertahankan atau diperbaiki. 

Entah itu kebiasaan kamu, cara mengatur waktu, hubungan dengan orang lain, sampai cara merespons situasi tertentu.

Nggak perlu membuat daftar resolusi panjang. Satu perubahan kecil yang jelas justru lebih mudah jadi rutinitas.

Dengan demikian, sebelum bertanya kepada diri sendiri bulan depan mau mencapai apa, ada baiknya kamu tahu kalau bulan sebelumnya sudah membawa kamu ke titik mana. (f)

Baca juga:
Boleh Dicoba, Tip Praktis Biar Gaji Tidak Numpang Lewat
5 Cara Lebih Mindful Menghadapi Situasi Saat Ini
3 Cara Praktis Melatih Kesabaran Hari Ini

 

Brianna Relisha


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?