Home Interior
7 Tip Penting Bersihkan Barang Mahal di Rumah

19 Mar 2026

Sebelum membersihkan perabotan ini, kamu harus kenali dulu materialnya. Foto ilustrasi: Canva


Selama ART mudik, kamu kebagian tugas membersihkan barang-barang yang ada di rumah, terutama koleksi orang tua yang mungkin dikeluarkan untuk publik hanya beberapa kali setahun—dan pastinya mahal.

Membersihkannya nggak harus tiap hari, tapi sekalinya dibersihkan barang mahal itu bakal menyita waktu (dan skill) kamu.

Faktanya, membersihkan barang mahal itu bukan soal rajin—tapi soal teknik. Salah langkah sedikit, bisa bikin rusak permanen. Jadi pendekatannya harus lebih presisi, bukan asal lap.

Ini versi simpel tapi efektif yang bisa kamu coba (dan nggak diomelin orang tua karena kalah canggih dari ART).

1/ Kenali materialnya 
Kayu, kulit, kaca, marmer—semuanya beda treatment.

- Kayu solid → hindari air berlebih, pakai lap kering/lembap tipis
- Kulit → pakai pembersih khusus, bukan sabun biasa
- Marmer → sensitif asam (jangan kena cuka/lemon)
- Kaca → gunakan cairan khusus biar cling.

Kesalahan paling umum: Satu cairan untuk semua. Itu shortcut ke kerusakan.

2/ Pakai kain yang tepat
Lupakan lap kasar atau tisu sembarangan.

- Gunakan microfiber supaya nggak baret
- Untuk barang super sensitif, pilih kain ekstra halus.

Kalau kainnya salah, kamu bisa bikin goresan mikro yang lama-lama kelihatan.

3/ Debu dulu, baru lap
Langsung lap tanpa buang debu = kayak amplas halus.

Langkah amannya:
- Lap kering atau dengan kemoceng 
- Lanjut pakai cairan (kalau perlu).

4/ Jangan over-cleaning
Barang atau perabot mahal bukan berarti harus dibersihkan tiap hari pakai cairan. Terlalu sering pakai produk justru bisa bikin warna pudar atau lapisan pelindung rusak

Koleksi piring antik untuk jamuan Lebaran ini nggak boleh over-cleaned. Foto ilustrasi: Canva

Kamu cukup rutin debu + deep clean berkala. Untuk yang satu ini, lebih sering bukan berarti lebih baik.

5/ Hindari sinar matahari langsung
Efeknya nggak langsung terasa, tapi sekalinya terasa, kerusakannya cukup besar, karena kayu bisa retak atau warnanya pudar, kulit bisa kering dan pecah.

Kalau perlu, pakai tirai atau atur posisi ulang perabot yang terkena sinar matahari langsung.

6/ Tes dulu di area kecil
Sebelum pakai produk baru, kamu bisa mencoba sedikit di bagian tersembunyi. Setelah itu, tunggu beberapa menit, dan baru lanjut kalau aman.

7/ Rutinitas itu perlu
Kunci sebenarnya bukan “bersihin pas kotor banget”, tapi:
- Lap ringan secara rutin
- Hindari noda dari awal (pakai alas, coaster, dan sebagainya).

Merawat itu lebih murah daripada restorasi.

Perabot atau barang mahal itu sensitif, tapi bukan berarti ribet—asal kamu tahu batasannya. Selamat membersihkan! (f)

Baca juga:
Pinggan Smarana, Selebrasi Budaya di Peranti Saji Kolaborasi IKAT Indonesia dan ZEN Tableware
Pengantin Nusantara dan Sentuhan Kenangan Menginspirasi Koleksi Debut Nini Sumohandoyo
Antik dan Eklektik, Peranti Gaya Hidup dari Koleksi JW Anderson Resort Spring 2026

 

Brianna Relisha


Topic

#ramadan, #idulfitri

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?