Trending Topic
Intip Tata Krama Jadi Anggota Kerajaan Tersohor Masa Kini, dari Inggris hingga Bhutan

7 Jan 2020


Foto: Shutterstock.com
 

BHUTAN
Kerajaan Bhutan dipimpin oleh raja dan ratu yang usianya masih cukup muda, yakni King Jigme Khesar Namgyel Wangchuck (39) dan istrinya, Jetsun Pema (29). Mereka dikaruniai seorang anak,  Pangeran Jigme (3). Jika berkunjung ke The Land of the Thunder Dragon ini, ada banyak petatah-petitih yang perlu diketahui, yang dikenal sebagai driglam namzha, atau kode etik Bhutan. Antara lain:

1/ Memberi Hormat kepada Raja
Cara memberi hormat kepada raja bukan dengan berjabat tangan, melainkan dengan membungkukkan badan dan menekuk punggung dalam-dalam, posisi tangan ke bawah. Hal ini juga berlaku untuk menyalami orang yang dihormati. Untuk rakyat biasa, cara mereka menyapa ke sesamanya adalah dengan berjabat tangan menggunakan kedua tangan untuk prianya, sementara untuk wanitanya cukup dengan menepuk bahu orang yang disapanya.
 
2/ Dilarang Mengenakan Celana Pendek
Keluarga Kerajaan Bhutan tidak boleh mengenakan celana pendek, atasan halter, dan tank top. Aturan ini berlaku untuk pria dan wanitanya. Para prianya mengenakan pakaian tradisional Bhutan, yakni gho atau jubah selutut yang diikat sedemikian rupa dengan ikat pinggang hingga membentuk seperti saku di bagian perut. Para wanitanya mengenakan gaun panjang sampai pergelangan kaki, yang disebut kira atau wonju, dan jaket sutra pendek serupa kimono yang disebut toego. Dalam  tiap kesempatan, Ratu Jetsun Pema selalu terlihat mengenakan busana kira.

3/ Tak Boleh Ada Suara Mengunyah
Dalam acara jamuan makan, selalu dimulai dengan berdoa. Tidak memulai makan sebelum raja atau orang yang dihormati makan terlebih dahulu. Saat makan, tidak boleh ada suara mengunyah makanan. Makanan yang diambil juga harus selalu dalam jumlah yang tepat, tidak boleh sampai bersisa. Selain itu, kita tidak boleh menampakkan  ekspresi wajah terhadap makanan yang disajikan, baik sesuai selera maupun tidak.
 
4/ Berjalan Tanpa Suara
Anggota keluarga kerajaan harus berjalan di sebelah kiri belakang raja. Cara berjalannya pun  tanpa membuat suara. Berjalan tergesa-gesa, setengah berlari, membuat suara langkah kaki keras, mengambil langkah kaki besar, memegang tangan di pinggul, berpegangan tangan, meletakkan tangan di belakang sambil berjalan, adalah hal yang dianggap tidak sopan di dalam aturan keluarga Kerajaan Bhutan.
 
5/ Tidak Menyilangkan Kaki dan Bersandar ke Dinding
Posisi duduk yang tepat bagi keluarga kerajaan adalah dengan menjaga postur tubuh. Tidak menyilangkan kaki atau bersandar ke dinding. Perilaku semacam ini dianggap tidak sopan. Jika duduk di tanah, harus duduk dengan kaki bersilang di lantai dengan tangan terlipat di depan. (f)


Baca Juga: 
Anak Laki-laki Meghan Markle dan Pangeran Harry Sudah Lahir 
Menurut Aturan, Anak Harry – Meghan Kelak Tidak Bisa Bergelar Pangeran Atau Putri. Mengapa?
Kemewahan Royal Tiara Kerajaan Inggris. Yang Dikenakan Kate Middleton, Meghan Markle, Hingga Yang Membuat Mendiang Putri Diana Sakit Kepala





 


Topic

#keluargakerajaan, #royalfamily

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?