
Dok: Femina
Berani Tampil Beda
Meski menyandang gelar dokter gigi, faktanya Tasya tak pernah membuka praktik. Tasya mengaku, ia memilih jurusan tersebut lebih karena ikut-ikutan kembarannya. “Ternyata, passion saya bukan di bidang itu,” ungkapnya. Ia justru merasa bahagia ketika bergumul dengan peralatan make-up.
Wanita penggemar foundation Shu Uemura ini sudah mengenal make-up sejak kecil, salah satunya karena ibunya sering mendandani dan memotret Tasya kecil. Beranjak remaja, wanita yang mengaku ambisius ini mulai mendandani teman-temannya untuk acara khusus. Saat masuk kuliah ia telah menjali profesi sebagai make-up artist, yang dilakukan di waktu luangnya.
Pernah belajar secara privat dari seorang make-up artist, Tasya mengaku keterampilannya di bidang kecantikan juga terasah secara otodidak. “Banyak video kecantikan. Bisa belajar dari video dulu,” katanya, ringan.
Sehari-hari Tasya memang gemar memakai riasan penuh. Ia pun senang bereksperimen dengan make-up yang bold. Untuk membedakan riasan natural dan bold, biasanya Tasya bermain pada riasan bagian alis, mata, dan warna lipstik. “Paling yang membedakan make-up natural dan bold, saya tidak memakai eye liner dan eye lashes. Sisanya, sih, hampir sama,” kata penggemar kopi ini.
Setelah beberapa kali mengunggah hasil riasannya ke instastories Instagramnya @tasyafarasya, ternyata viewers-nya banyak. Atas dorongan teman dekat dan viewers Instagram, pada tahun 2017, Tasya mulai menbuat channel Youtube dan memproduksi content kecantikan.
Bisa dibilang Tasya tampil dengan content yang berbeda dari yang diminati pasar. Ketika tren beauty vlogger ‘dikuasai’ oleh make-up ala Korea yang tampak natural, Tasya justru muncul dengan gaya riasan yang bold. Gara-gara pilihan tersebut, di awal kariernya sebagai beauty vlogger, banyak netizen yang mengkritik penampilannya. Riasan Tasya dianggap terlalu berlebihan.
“Ketika banyak beauty vlogger menampilkan gaya riasan yang lebih natural atau Korean make-up, tiba-tiba saya datang dengan dandanan berani tiap hari. Ya, pasti banyak yang komentar,” jelas Tasya. Walau sempat kesal, ia putuskan untuk tidak menghiraukan apa kata orang.
Keberanian Tasya menampilkan riasan penuh lambat laun bisa diterima. Belakangan penampilan ini justru menjadi ciri khas Tasya sebagai beauty vlogger dan mendatangkan tawaran endorsement dari berbagai produk kecantikan. Bahkan sebuah lini make-up juga memberikan tawaran kolaborasi untuk membuat produk make-up sendiri.
“Salah satu yang berkesan adalah sebuah brand make-up, Focallure, meminta berkolaborasi. Saya sangat antusias,” ceritanya.
Butuh waktu dua tahun untuk memproduksi face palette berisi eye shadow, blush on, dan highlighter yang diberi nama The Needs ini. Tasya merancang kemasan, formulasi, warna, hingga pemilihan pigmen.
“Benar-benar menguras waktu dan pikiran. Mungkin karena saya perfeksionis juga,” ceritanya. Namun, rasa stres itu terbayar saat produk tersebut launching tahun ini. “Sekarang sudah sold out,” kata vlogger yang meraih Youtube Gold Play Button pada 2018.
Meski sempat berpikir untuk membuat produk make-up dari brand sendiri, dengan kesibukan sekarang, wanita yang baru menikah dengan Ahmad Assegaf tahun lalu ini mengaku belum siap untuk menekuni hal itu. Meskipun suaminya sangat mendukung selalu mendukung kiprah Tasya di dunia kecantikan. “Saya kan kenal suami sudah lama banget. Jadi, dia melihat siklus hidup saya, dia selalu support,” kata wanita yang menjaga kesehatan kulit dengan rajin membersihkan make-up secara total.
Prinsipnya, profesi yang ia geluti kini bukan main-main, karena itu setiap konten yang ia buat harus memiliki engagement yang kuat dengan penonton. Wanita yang rutin meng-upload video 2-3 kali seminggu ini pun berbagi tip sukses menjadi content creator: 1/ Selain konten yang variatif, bangun interaksi dan komunikasi dengan penonton. 2/ Kejujuran dalam review. 3/ Fokus pada produk yang membuat banyak orang penasaran. 4/ Orisinal dan konsisten, tidak perlu ikut-ikutan membahas suatu topik yang sedang viral. 5/ Passion, penting untuk mencari tahu hasrat kita agar kita memiliki komitmen dan bisa konsisten. (f)
Baca Juga:
Femina Juni 2019: Beauty Issue
Kenalan dengan Pionir Youtuber Cilik
Topic
#beauty, #contentcreator, #profil


