Trending Topic
Seni Menemukan Hidden Gem Kuliner, Ketika Rasa vs Cerita

9 Jan 2026

Ada kepuasan sendiri jika di balik gang-gang sempit ini menemukan tempat makan nyaman dengan makanan jempolan. Foto ilustrasi: Canva


Eksplorasi alias berburu kuliner bukan cuma terpuaskan dari cita rasa, tapi juga soal cerita.

Buat para foodies, menemukan tempat makan yang belum banyak orang tahu rasanya kayak menemukan harta karun. Tapi… pernah nggak, sih, kamu datang ke sebuah tempat yang katanya hidden gem, ternyata rasanya biasa aja? 

Di sinilah kita perlu tahu seninya menemukan hidden gem yang “gem” beneran, atau “hidden” doang.


Hidden gem itu…

Secara simpel, hidden gem berarti tempat makan yang belum mainstream, tapi kualitasnya dianggap luar biasa. 

Kamu bisa saja menemukan warung masakan Padang yang juara banget di tengah deretan gerai elektronik, misalnya. Atau, lokasi resto Nusantara yang nyempil di gang kecil tapi tahunya tempatnya sangat luas. Bisa juga tempatnya sederhana nggak terduga punya hidangan juara.

Pastinya, hidden gem nggak banyak promo. Mungkin di era pra-medsos, prinsip YTTA berlaku banget. Namun, sekali mencoba, rasanya terus menempel dalam memori lidah kita.

Sebenarnya, sih, kalau sudah viral, hidden gem sudah nggak pas dibilang “hidden” lagi. Tapi selama tempatnya memang nyempil, kayaknya nggak masalah tetap disebut seperti itu.


Ciri-ciri gem sejati

Gem alias permata pastinya berkilau; artinya, soal rasa (+ suasana) harus unggul. 

Biar nggak salah ekspektasi, ini beberapa tanda kalau sebuah tempat memang pantas disebut hidden gem–terutama berlaku saat kamu mencobanya berdasarkan review di TikTok (atau Google Reviews):

1/ Rasanya konsisten dan niat
Bukan cuma enak sekali-dua kali. Datang lagi, rasanya tetap mantap. Biasanya bumbu dan porsinya pas, penyajiannya meski sederhana nggak asal-asalan.

2/ Ada ciri khas
Entah itu sambalnya beda, racikan bumbunya unik, atau satu menu yang jadi andalan dan susah dilupain. Gem sejati selalu punya signature dish–dan nggak cuma satu dari sekian menunya.

3/ Pembelinya datang lagi dan lagi
Coba perhatikan, banyak pelanggan tetap nggak? Itu tanda kuat kalau tempat ini hidup dari kualitas, bukan sekadar hype.

4/ Harganya masuk akal
Nggak harus murah, tapi sepadan dengan rasa dan pengalaman yang didapat.


Cuma “hidden”

Sayangnya nggak semua tempat tersembunyi itu otomatis enak dan sesuai rekomendasinya. Ini ciri-ciri yang biasanya cuma “hidden,” tapi belum tentu “gem.”

- Viral karena estetis atau unik konsepnya, tapi rasa makanannya standar.
- Enak… tapi gampang dilupain (kayak poin sebelumnya).
- Lebih menang konsep daripada kualitas makanan.
- Sekali coba nggak ada keinginan buat balik lagi (kecuali ditraktir atau kepepet).

Bukan berarti jelek, tapi lebih ke yaudah, oke, next.


Cara lebih jeli

Biar kamu nggak gampang kecewa, apalagi jika sedang eksplorasi hidden gem yang sudah mengorbankan girl math kamu, cek yang berikut dulu.

- Jangan cuma lihat review dan visualnya, baca ceritanya juga; orang memuji karena rasa atau karena tempat?
- Perhatikan menu yang paling sering dipesan.
- Jangan takut coba tempat yang kelihatannya biasa banget—justru sering di situ kejutannya (selama bersih, dong).

Nggak semua yang tersembunyi itu berharga. Hidden gem sejati itu bukan cuma tricky dicari, tapi juga jadi kenangan indah. Rekomendasi teman dan medsos silakan ditampung, tapi memang lebih seru mencobanya langsung. 

Siap lanjut eksplorasi? Siapa tahu, gem berikutnya menunggu kamu di gang kecil yang selama ini kamu lewatin begitu aja. (f)

Baca juga:
Menikmati Kopi dan Comfort Food di Nebbrs, Hidden Gem Baru di Jakarta Selatan
71st Omakase, Diner Tersembunyi di Selatan Jakarta
Menangkap Jiwa Masakan Prancis di JOËLLE

 

Brianna Relisha


Topic

#kuliner

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?