Trending Topic
Pertimbangkan Risikonya, Sebelum Memutuskan untuk Melakukan Perayaan dan Berlibur di Akhir Tahun

23 Dec 2020


Foto: Pixabay


Lindungi Anggota Keluarga dengan Risiko Tinggi

Lantas bagaimana dengan keluarga yang memiliki risiko tinggi terpapar virus COVID-19. Bagaimana kita bisa menjaga mereka tetap aman? Menurut Dr Soumya Swaminathan orang yang berisiko mengalami komplikasi dan menjadi sangat sakit akibat COVID-19 ini adalah mereka yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. 

Siapa saja mereka? Orang tua, yang seiring bertambahnya usia, sistem kekebalannya menjadi kurang mampu melawan infeksi. Orang-orang yang memiliki penyakit dasar seperti tekanan darah tinggi atau diabetes atau penyakit jantung atau penyakit paru-paru kronis. Orang-orang yang sedang menjalani pengobatan untuk penyakit seperti kanker, yang melemahkan sistem kekebalan. Orang dengan obesitas juga merupakan faktor risiko, termasuk pada usia muda. 

Dr Soumya Swaminathan kembali mengingatkan ketika kita ingin berkumpul dan melakukan perayaan, kita perlu memikirkan siapa di keluarga yang paling berisiko. Siapa yang perlu kita lindungi dan mengurangi risiko mereka? 

Dalam kondisi seperti ini, hal terbaik adalah membatasi kegiatan berkumpul hanya pada anggota rumah tangga yang secara teratur tinggal bersama. Minimalkan pertemuan dengan keluarga besar dalam jumlah yang banyak, karena itu selalu meningkatkan risiko infeksi. 

Mengadakan pertemuan luar ruangan akan lebih aman daripada mengadakan pertemuan di dalam ruangan. Namun kita juga perlu mengingat jarak fisik, memakai masker, dan rajin mencuci tangan. Dan, jika ada yang tidak sehat - menunjukkan gejala batuk atau demam - sebaiknya tidak menghadiri pertemuan keluarga.

Lantas amankah melakukan perjalanan akhir tahun? Sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan akhir tahun, Dr Soumya Swaminathan menyarankan untuk kita bertanya pada diri sendiri: apakah saya benar-benar perlu bepergian? Apakah itu suatu keharusan? Dan jika ya, maka risiko tersebut harus diminimalkan. 

Perlu disadari bahwa tidak ada perjalanan yang bebas risiko, jadi kita harus melakukan banyak hal untuk meminimalkan risiko tersebut. Seperti usahakan untuk menjaga jarak saat berada di dalam transportasi umum seperti pesawat, kereta, atau bus. Jika memungkinkan, biarkan jendela kendaraan yang Anda naiki tetap terbuka sehingga mendapatkan banyak ventilasi. 

Tetap pakai masker setiap saat. Pastikan membawa disinfektan untuk membersihkan tangan atau sering mencuci tangan dengan sabun dan air. Tidak kalah penting, Tunda dulu rencana bepergian atau liburan ketika Anda merasa kkrang sehat, menderita demam atau batuk. 

Saat tiba di tempat tujuan di mana Anda akan bertemu orang-orang yang berisiko lebih tinggi terkena infeksi, agar benar-benar aman, lebih baik lakukan karantina diri selama 14 hari sebelum Anda benar-benar mulai bergaul dengan keluarga yang lebih besar. Terutama. jika ada orang yang rentan dalam kelompok itu. (f)


Baca Juga: 
Jelang Libur Nataru, Satgas Penanganan Covid-19 Keluarkan Surat Edaran Perketat Mobilitas
Kenali Risiko Mobilitas Agar Terhindar Covid-19
10 Ide Kegiatan Liburan Akhir Tahun di Rumah
 


Faunda Liswijayanti


Topic

#3m, #IngatPesanIbu, #corona, #covid19

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?