
Dok. Istimewa
Di kota Helsinki, Wiwiek Setyawati Firman, Duta Besar RI-Finlandia, bercerita tentang wanita-wanita Indonesia yang berkontribusi dalam menangani COVID-19 di negara tersebut. Ada yang bekerja sebagai tenaga medis, wirausaha hingga pekerja sosial.
“Tanpa rasa takut ancaman terpapar virus, mereka membuktikan bahwa pemerintah Indonesia selalu ada dari waktu ke waktu untuk memberikan dukungan kepada masyarakat,” tambahnya.
Berbeda ceritanya dengan Diennaryati Tjokrosuprihatono, Duta Besar RI-Ekuador yang memiliki sedikit staf namun mayoritas adalah wanita. Hal ini tidak membatasi ide-ide cemerlang dalam menghadapi kondisi kritis yang terjadi di Ekuador.
“Salah satunya seperti memanfaatkan Whatsapp Group yang jadi sangat aktif. Dari WA group itulah kita banyak berdiskusi, menyampaikan saran-saran, berkegiatan. Mulai dari kegiatan yoga atau bahkan bermusik. Jadi hubungan dengan masyarakat Indonesia lebih hidup walau sedang diisolasi,” jelasnya.
Di bagian dunia yang lain, Wieke Adiyatwidi Adiwoso, Duta Besar RI-Slovakia bercerita tentang pengalaman KBRI dalam memenuhi kebutuhan puluhan WNI yang ada di sana.
“KBRI berpartisipasi dalam pengumpulan bahan makanan pokok oleh International Women’s Club Bratislava, untuk para tunawisma, panti asuhan, dan mereka yang terkena PHK. Dalam kondisi saat ini, sikap solidaritas perlu terus dipupuk karena tiada negara, bangsa, ras yang imun terhadap COVID-19,” ceritanya.
(Lanjut ke halaman berikutnya)
Topic
#Corona, #Kartini


