Trending Topic
7 Perubahan Besar di 2021

9 Jan 2021

 

Dok. Pexels


4. Layanan Streaming Menggantikan Bioskop?
Industri hiburan adalah salah satu yang juga terpukul keras karena pandemi. Konser-konser ditiadakan dan banyak bioskop harus tutup untuk waktu yang lama. 

Namun di saat yang bersamaan, ini juga menjadi tahun penuh keuntungan bagi bisnis layanan streaming. Bukan tanpa sebab, salah satu cara untuk menghibur diri menikmati film tanpa harus ke bioskop adalah dengan menyaksikan film atau drama dan konten sejenis lainnya di layanan streaming yang sekarang makin banyak tersedia. 

Pada akhirnya, para sineas yang tak bisa merilis film mereka di bioskop, memilih layanan streaming untuk memamerkan karyanya. Salah satu contohnya adalah film Mulan yang dirilis di layanan streaming Disney + Hotstar. Konon, tren ini akan terus berkembang di masa depan. 

5. Sistem Belajar Virtual yang Lebih Interaktif
Dunia pendidikan menghadapi frustasi yang hebat karena pandemi. Secara tiba-tiba sistem belajar mengajar harus dilakukan jarak jauh, membuat guru sulit untuk memantau murid mereka, dan membuat para pelajar juga lebih susah memahami materi pelajaran yang diberikan melalui kelas virtual. Hal ini pun memengaruhi partisipasi aktif para murid dalam proses belajar yang menjadi sangat minim. 

Menurut Daphne Koller, profesor ilmu komputer di Stanford, perlu diciptakan sistem pengajaran interaktif yang menggunakan teknologi, demi memenuhi kebutuhan unik proses belajar mengajar di tengah pandemi ini. 

Daphne pun mengemukakan idenya yang mungkin saja bisa menjadikan kelas virtual lebih interaktif. Misalnya, membuat beberapa grup atau kelas virtual yang masing-masing hanya terdiri dari maksimal delapan siswa. Namun pengajar bisa menyampaikan langsung kepada beberapa grup tersebut sekaligus. Daphne mengaku sistem ini masih dalam pengembangan dan dianggap bisa menjadi solusi. 

6. Sistem Langganan untuk Industri Pariwisata 
Pandemi membuat industri pariwisata terpuruk jauh. Perusahaan maskapai banyak yang bangkrut, hotel banyak yang gulung tikar dan destinasi-destinasi wisata kosong melompong. Dengan keadaan yang masih penuh ketidakpastian, industri pariwisata pun dipaksa untuk keluar dari zona nyamannya dan memulai cara baru.

Yaitu langganan perjalanan atau travel subscription. Ini menjadi model bisnis baru yang banyak dipilih sejumlah perusahaan perjalanan untuk bisa bertahan di tengah pandemi. Misalnya, Tripadvisor meluncurkan layanan langganan tahunan Tripadvisor Plus untuk menawarkan akses ke daerah-daerah wisata tertentu dan fasilitas lainnya. Beberapa maskapai seperti Air Asia juga bereksperimen dengan memberlakukan langganan perjalanan Unlimited Pass, dimana mereka memberikan tarif tetap bagi pelanggan untuk perjalanan domestik. 

7. Gelombang Baru Wirausaha
Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan sulitnya mendapatkan pekerjaan di bursa kerja dampak pandemi, mendorong banyak orang menggantungkan sumber pendapatan mereka dengan menjadi wirausaha. Tak heran jika banyak bertumbuhan bisnis-bisnis baru aneka rupa. 

Terlebih lagi, bisnis-bisnis retail dan besar lainnya banyak yang tumbang, membuat tumbuhnya gelombang baru wirausaha selama pandemi ini jadi lebih variatif dan berorientasi pada produk lokal. Karena semakin banyak bisnis-bisnis baru, layanan-layanan training untuk para UKM pun jadi kian diminati. (f)



BACA JUGA :
Ramalan Zodiak 2021 Pisces Paling Beruntung
Indonesia Targetkan Populasi Usia Produktif untuk Vaksin COVID-19, Ini Alasannya
Lakukan 10 Langkah Ini untuk Kehidupan yang Lebih Bahagia di Tahun 2021



 


Topic

#covid19, #vaksin, #WFH

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?