Food Review
Dari Levain Hingga Roti Charcoal

4 May 2012

Bakerzin Artisan Bread adalah lembaran baru chef Daniel Tay, setelah sukses dengan Bakerzin cake dan dessert. Di outlet mungil yang seatap dengan resto Bakerzin, bahan dan proses pembuatan roti secara manual menjadi penting. Display roti levain (Prancis), foccacia (Italia), dan baguette (roti tongkat, Prancis) yang menggunung memperlihatkan gaya penataan boulangerie pada roti-roti Eropa.  

Menikmati roti Eropa ternyata cukup simpel. Roti levain  yang keras permukaannya ini mengeluarkan aroma dan rasa asam khas adonan sourdough, cukup diolesi dengan mentega kualitas baik sebelum disantap. 

Manfaat sehat menyantap roti kaya serat dan tanpa pengawet pun mulai diresapi kaum urban, terlihat dari banyaknya ibu-ibu yang membawa pulang roti-roti tradisional Eropa di area Serpong ini. Tak semuanya menjinjing roti yang besar-besar itu, roti brioche yang mungil pun laris manis. 

Karena itu, di sini pun masih tersedia roti manis, meski teksturnya tidak selembut roti ala Taiwan karena tak melibatkan emulsifier (bahan pelembut roti). “Kami mencoba membuat roti layaknya bangsa Eropa pada zaman dulu,” ujar Ellen Widodo, Marketing Manager Bakerzin. Yang juga menarik adalah Bamboo Charcoal Custard Bun yang diberi bubuk arang bambu ke dalam tepungnya. Praktik ini sudah lama dilakukan di Jepang dan Cina agar roti jadi kaya mineral alami. (IA)

Lokasi: Summarecol Mal Serpong 2, Lt. Dasar – Downtown walk 2. Telp: (021) 29310576. Jam buka: 09.00–22.00 WIB. Harga: Rp8.000–Rp28.000. Suasana: Ramai, di area mall yang ramai. 



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?