Food Review
Godaan Santapan Nusantara

20 Jul 2011

Melihat menu nasi hijau yang terpampang sebagai jawara di papan menu resto Bakoel Desa, cukup membuat femina penasaran untuk mampir. Tak lama setelah duduk di resto milik Mercy Tjutarwy ini, nasi hijau pun tiba di meja dengan asap yang masih mengepul.

Tampilannya memang benar-benar hijau. Nama aslinya Nasi Goreng Hijau Ikan Teri. Nasi ini merupakan modifikasi dari nasi goreng. Warna hijau pada nasi diperoleh dari kulit cabai hijau besar yang dihaluskan. Meski begitu, cita rasanya sama sekali tidak pedas. Hanya aroma segar serta rasa gurih yang mampir di lidah. Saat memasaknya, nasi memang dicampur dengan bumbu nasi goreng, irisan daun jeruk, dan ikan teri medan yang digoreng kering. Tapi, kalau memang Anda ingin merasakan sensasi pedasnya, jangan ragu untuk minta dibuatkan nasi goreng hijau, yang tak hanya menggunakan kulit cabainya, tapi juga isinya.

Karena mengusung tema masakan Indonesia, tentu saja bukan hanya nasi hijau  yang bisa didapat. Masih ada masakan Nusantara lain yang siap memanjakan lidah, di antaranya Nasi Nusantara. Satu paket nasi putih bertabur bawang goreng dengan pendamping berupa ikan bakar, tumis kangkung terasi, dan perkedel jagung. Ikan yang digunakan tidak biasa, yaitu ikan mackarel yang umumnya hanya ada di dalam kemasan kaleng. Daging ikannya putih bersih, tanpa aroma anyir sama sekali. Hanya aroma asap sisa pembakaranlah yang tercium dengan jelas.
 
Melihat penampilannya, paket nasi ini terlihat biasa saja. Kelezatannya baru terasa saat menyuapkan nasi bercampur lauk-pauk serta sambalnya itu ke mulut. Boleh dibilang, sambal tomat hijau sebagai pemegang kendali rasa di dalam hidangan ini. Rasa sambalnya gurih dan segar, menutupi cita rasa nasi dan lauk yang agak manis.
Selain sambal di piring, setiap meja di tempat ini juga menyediakan tiga jenis sambal. Ada sambal goreng, yaitu sambal cabai merah dan terasi yang digoreng hingga berminyak. Ada sambal dadak, hasil perpaduan cabai merah, cabai rawit merah, dan terasi. Ada juga sambal kunan, yang terbuat dari cabai rawit merah tumbuk dengan paduan cuka masak dan garam. Sayang, semua sambal di sini punya tingkat pedas merata, yakni tidak terlalu pedas dan malah agak manis. Mungkin, karena resto ini memiliki menu-menu daerah Jawa yang identik dengan cita rasa manis.
 
Es Bakoel Desa menjadi pilihan femina selanjutnya. Isinya berupa bubur sumsum, tapai ketan hijau, tapai ketan hitam, nangka, kolang-kaling, es batu serut, dan siraman sirop gula merah. Gurihnya santan sangat terasa di dalam bubur sumsumnya. Pantas saja, tidak ada santan di dalam campuran minuman ini. (BLI)

Lokasi: Mall Of Indonesia (MOI) LT.1 No.18B, Kelapa Gading Square, Jl. Raya Boulevard Barat, Jakarta Utara, Telp: (021) 4568 8318. Harga*): Makanan: Rp3.000 – Rp58.000, Minuman: Rp6.000-Rp12.000 (Belum termasuk pajak 10%).  Jam buka: Setiap hari, pukul 10.00-22.00 WIB. Suasana: Rumah makan bernuansa kayu tradisional di tengah mal.

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.

FOTO: TS


 



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?