Psikotes ditujukan untuk melihat apakah potensi yang dimiliki calon karyawan sesuai pekerjaan yang akan didelegasikan. Jadi, lolos tidaknya psikotes lebih tergantung pada kesesuaian karyawan dengan job desc pekerjaannya kelak.
Pertimbangan mengenai psikotes tergantung dari kebijakan perusahaan. Ada perusahaan yang memang menitikberatkan pada hasil psikotes semata, tapi nggak semua.
Psikotes nggak perlu dipelajar karena digunakan untuk memotret potensi diri. Penilaian didasarkan atas kesesuaian potensi dengan kualifikasi perusahaan, sehingga yang lebih efektif adalah memberikan jawaban secara spontan, yang benar-benar menggambarkan diri Anda.
Memang di toko buku banyak dijual buku mengenai psikotes. Hal ini dapat membantu Anda untuk lebih familiar dengan soal-soal yang diberikan. Jika beruntung, bisa saja tes yang Anda ikuti mirip sekali dengan di buku. Ini terjadi jika perusahaan masih menggunakan tes lama yang sudah bocor.
Perlu diingat, psikotes menyeluruh akan dilengkapi wawancara. Inilah yang paling sulit untuk dipelajari. CC
Pertimbangan mengenai psikotes tergantung dari kebijakan perusahaan. Ada perusahaan yang memang menitikberatkan pada hasil psikotes semata, tapi nggak semua.
Psikotes nggak perlu dipelajar karena digunakan untuk memotret potensi diri. Penilaian didasarkan atas kesesuaian potensi dengan kualifikasi perusahaan, sehingga yang lebih efektif adalah memberikan jawaban secara spontan, yang benar-benar menggambarkan diri Anda.
Memang di toko buku banyak dijual buku mengenai psikotes. Hal ini dapat membantu Anda untuk lebih familiar dengan soal-soal yang diberikan. Jika beruntung, bisa saja tes yang Anda ikuti mirip sekali dengan di buku. Ini terjadi jika perusahaan masih menggunakan tes lama yang sudah bocor.
Perlu diingat, psikotes menyeluruh akan dilengkapi wawancara. Inilah yang paling sulit untuk dipelajari. CC


