Lorenzo Antinori dan racikannya untuk Qatar Airways. Foto: Dok. Qatar Airways, IG @lorenzoantinori_
Duduk berjam-jam di dalam pesawat sering kali bikin kita mendambakan sedikit distraksi yang menyenangkan.
Menjawab ritme hidup kaum urban yang gemar bepergian, Qatar Airways menghadirkan menu koktail dan mocktail hasil racikan Lorenzo Antinori. Menu yang kini tersedia di layanan First Class dan Business Class ini mengubah momen duduk di ketinggian 38.000 kaki menjadi sesuatu yang jauh dari kesan minum ala kadarnya di atas pesawat.
Di skena bar, Lorenzo bukanlah nama sembarangan. Sebelum mendirikan Bar Leone di Hong Kong, yang dinobatkan sebagai The World’s Best Bar pada 2025 dan jadi prestasi yang benar-benar membawa namanya mengglobal, ia menghabiskan bertahun-tahun di tempat-tempat ikonis seperti The Savoy di London dan Charles H. di Seoul.
Pendekatannya terbilang unik. Ia membangun storytelling.
Terdapat empat koktail utama yang bisa kamu temukan di kedua kelas premium tersebut, menurut informasi dari rilis pers.
Jika kamu menyukai karakter yang hangat, ada The Aviator yang memadukan Hennessy X.X.O Cognac atau James Hennessy Cognac dengan Champagne dan jus jeruk.
Bagi pencinta gin, G&Tea menawarkan kombinasi Bombay Sapphire Premier Cru Gin atau Botanist Gin, tonic water, dan teh yang bisa kamu pilih sendiri.
Dua opsi lainnya adalah Golden Delilah, kombinasi Belvedere 10 Vodka atau Grey Goose Vodka, Champagne, dan jus apel, serta Havana Punch yang membawa semilir tropis lewat Bacardi Añejo Cuatro Rum dan jus mangga.

Di luar empat yang utama di atas, ada tambahan tiga koktail lainnya di First Class. Ada Rising To The Sky (The Botanist Gin, Champagne, jus apel), Tokyo 75 (Roku Japanese Craft Gin), serta Japanese Old Fashioned (Hibiki Japanese Harmony Whisky dan bitters).
Sementara itu, menu di Business Class juga diperkaya oleh Italian Highball (Martini Extra Dry, tonic water), Old Smoke (Talisker 10 Whisky, Amarula), dan The Carousel (James Hennessey Cognac, jus mangga, ginger ale).
Jika kamu kebetulan terbang dengan armada A380 dan melangkah ke Inflight Lounge, kesepuluh minuman ini bisa kamu pesan langsung.
Bagi yang sedang mengurangi atau tidak mengonsumsi alkohol, ada lima mocktail yang diracik tanpa mengorbankan kompleksitas rasa.
Ada Sunrise Punch yang menyatukan mangga, citrus, dan ginger ale, atau menyeruput Oriental Fizz dan White Blossom yang menonjolkan ringannya tonic serta sentuhan herba. Sebagai penutup, Lorenzo menghadirkan Virgin Bloody Mary dengan karakter gurihnya yang klasik, serta Pineapple Margarita yang segar berkat paduan nanas, citrus, dan sedikit soda.
Menu ini dijadwalkan berganti secara berkala, menghibur jam-jam kosong yang ditempuh saat traveling jauh. (f)
Trifitria Nuragustina
Topic
#kuliner




