Foto: YouTube
Cerita film ini adalah fiksi yang berlatar belakang sejarah pahlawan nasional, R.A Kartini, pada awal abad ke-20 (1900-an). Bercerita mengenai seorang duda muda beranak satu, Sarwadi (Chicco Jerikho), yang baru saja pindah ke Jepara dari Semarang dan bekerja sebagai tukang pos. Suatu hari, Sarwadi jatuh hati pada seorang wanita yang diantarkan suratnya. Wanita tersebut tidak lain adalah Kartini (Rania Putri Sari), putri bupati Jawa. Wajahnya yang cantik plus pribadi rendah hati dan peduli pada rakyat kecil memikat Sarwadi.
Sayangnya, perbedaan kedudukan—Sarwadi yang rakyat biasa, sedangkan Kartini berdarah bangsawan—menghambat perasaan Sarwadi. Kegalauan Sarwadi diceritakan pada sahabatnya, Mujur (Ence Bagus). Tapi Mujur malah meminta Sarwadi untuk lebih realistis karena tidak mungkin dirinya menikahi Kartini yang berdarah biru. Mujur juga mengatakan kalau Kartini adalah wanita aneh karena ingin mendobrak tradisi yang ada, yaitu ingin sekolah lebih tinggi.
Tapi Sarwadi tidak gentar. Dirinya justru makin terpesona oleh pemikiran Kartini yang ingin membangun sekolah supaya para wanita lebih berpendidikan dan bisa mendidik anak-anaknya kelak, tidak lagi hanya menikah dan mengurus keluarga.
Sarwadi pun meminta Kartini mengajari Ningrum (Christabelle Grace Marbun), anak perempuannya yang berumur 7 tahun. Ningrum juga mengajak teman-temannya supaya mau ikut diajari Kartini. Perbedaan kasta tidak menghalangi keinginan Sarwadi mencintai Kartini. Beberapa kali Sarwadi ingin memberi surat cinta kepada Kartini tapi selalu gagal. Hingga suatu hari Sarwadi mendengar Kartini dilamar oleh bupati Rembang yang sudah beristri tiga. Hati Sarwadi hancur karena Kartini dianggap menyerah juga pada tradisi. Sarwadi pun berusaha untuk terakhir kalinya meyakinkan Kartini agar tidak menikah dan meneruskan mimpi mendidik kaum perempuan.
Rona bahagia Kartini ketika melihat anak-anak berdatangan untuk diajari oleh dirinya menjadi salah satu adegan mengharukan dari tema perjuangan di film produksi MNC Pictures ini. Namun, yang paling sukses adalah Chicco Jerikho yang memerankan karakter lugu dan polos, dengan aksen Jawa Tengah yang baik. Jempol! (f)
Topic
#suratcintauntukkartini


