Sex & Relationship
Awas Dijodohin!

7 Sep 2012

Hari gini masih dijodohin? Kok, kesannya nggak laku banget, sampai-sampai ortu dan seluruh keluarga besar plus teman turun tangan mencarikan calon suami untuk kita.
     Padahal, kita masih bisa cari sendiri, kok! Sebelum, mereka bertindak lebih jauh, mendingan kita bangun 'pagar' kayak gini, nih!


Sibuk berat

Ortu dan saudara kita nggak bakal sempat mengajak kita ikut ke acara keluarga kalau kegiatan kita segudang banyaknya. Makanya mulai sekarang, biar kelihatan kita menikmati status single kita, jangan sampai terlihat nggak punya kerjaan.
       Perbanyak rutinitas, misalnya, nih, meski weekend tetap sempat les bahasa asing atau fitnes. Mungkin saja di tempat kursus kita malah nemu gebetan baru.




Cowok virtual
Sebelum ortu mulai menjodohkan kita, katakan saja kita sudah punya pacar. Namun karena si dia bekrja di luar kota, kita belum bisa mengenalkannya ke mereka.
       Agar dipercaya, minta teman kita menelepon atau sms dengan kata-kata mesra. Nantinya jika kita sudah menemukan cowok yang sesuai, tinggal bilang kita sudah putus dengan pacar virtual kita.      

Ajak sahabat cowok
Punya sahabat cowok, sih, jangan disia-siakan. Kalau dia belum pernah kita kenalkan ke ortu atau saudara lainnya, mulai sekarang ajak, deh, dia main ke rumah. Beri kesan kalau kita dan si dia lagi dekat.
       Nggak perlu memintanya hadir di setiap acara keluarga, kok. Cukup datang sekali saja, yang penting kita nggak kelihatan sendiri. Tapi sebelumnya bicarakan dulu rencana kita dengannya, biar sukses.

Banyak maunya

Daripada bikin ortu kecewa karena menolak pilihannya. Lebih baik, kan, bila kita memberi tahu  kriteria cowok idaman kita. Maksudnya, sih, agar mereka nggak memilih berdasarkan keinginan mereka saja, tapi juga memperhatikan maunya kita. Kita dan mereka pun sama-sama untung.

Boleh asal...
Nggak selamanya perjodohan merugikan kita, kok. Ortu atau teman kita nggak mungkin, kan, milih cowok sembarangan buat dijodohin dengan kita. Tetap ada kriterianya.
       So, nggak ada salahnya, tuh, mencoba kenal lebih lanjut dengan si dia calon jodoh kita. Mungkin saja si dia memang oke buat kita. Kalau nggak cocok, kan, tinggal dibicarakan saja. Mumpung masih jomblo, cari-cari pengalaman dulu, deh, menentukan jodoh yang tepat! CC

 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?