Career
Kamga, Multi Talented Guy

28 Oct 2013
























Buat pecinta musik Tangga, pasti sudah nggak asing lagi dengan kehadiran Mohammed Kamga. Cowok bersuara merdu kelahiran 9 September ini ternyata punya banyak keahlian lain—bahkan di luar dunia musik! Mau tau, apa saja? Simak interview bareng Kamga di sini….


Dengar-dengar, selain menciptakan lagu untuk Tangga, Kamga juga menciptakan lagu untuk beberapa musisi, ya?
Yap, saya menciptakan lagu untuk Gamal Audrey Cantika (GAC) berjudul Bersedia, Bilang Cinta, Parampam, dan Akuilah Aku. Saya juga menciptakan lagu untuk Be3 berjudul Biarlah. Single terbaru Raisa yang berjudul Pemeran Utama juga ciptaan saya.

Oh, ya? Ceritain, dong, prosesnya?
Sebenarnya lagu ini sudah dibuat sejak tiga tahun lalu, dan saat itu Raisa juga sudah mendengarnya. Tapi baru setahun yang lalu dia menghubungi saya dan meminta lagu tersebut. Berhubung masih available, diambil, deh. Video klipnya pun sudah dibikin.

Lagu Pemeran Utama ini bercerita tentang apa?
Singkatnya, sih, tentang cewek yang menyesal karena pernah melakukan kesalahan hingga hubungannya hancur. You don’t know what you got, ‘til it’s gone. Saya suka banget dengan lirik lagu ini karena memakai sudut pandang yang jarang dipakai di lagu-lagu Indonesia, ceweknya sebagai pelaku, bukan korban.

Trus, gimana, tuh, awal mulanya bisa menjadi Comic dan ikutan open mic?
Saya menyukai komedi sudah sejak lama, bahkan bercita-cita ingin membuat sitcom. Bisa dibilang, ketika saya capek dengan berbagai pakem yang nggak boleh ‘ditabrak’ di musik, maka stand up comedy menjadi ‘pelarian’ saya. Penyanyi, tuh, dianggap nggak punya personality. Sedangkan di dunia stand up comedy, seorang comic nggak akan bisa survive tanpa personality. I can say whatever i want, dan saya menikmati kebebasannya.

Sejak kapan Kamga terjun langsung mencoba stand up comedy?
Open mic pertama saya di bulan Februari, dan masih berjalan terus sampai sekarang. Saat ini saya terus berusaha untuk bisa lebih bagus lagi, sangat serius, dan ingin menjadikan bidang ini sebagai karier.

Walau sama-sama pegang mic, pengalaman sebagai comic dan penyanyi tentu berbeda. Apa saja hal menarik yang terjadi dari dua bidang seni ini?
Di musik, kesempurnaan itu penting. Di stand up comedy keaslian yang lebih penting. Dengan menjalani dua bidang seni ini, saya bisa transfer ilmu ke masing-masing pekerjaan. Saya jadi lebih santai bernyanyi karena lebih menguasai ilmu komunikasi. Sedangkan sebaliknya, saya juga lebih santai saat open mic, karena sudah terbiasa tampil menyanyi di panggung.

Lebih sulit menyanyi atau jadi comic?
Menyanyi jauh lebih gampang karena saya sudah menguasainya cukup lama. Lagipula, seburuk-buruknya penampilan saya saat bernyanyi, saya tetap dapat tepuk tangan dari penonton. Sedangkan di stand up comedy, you have to earn it to get a laugh.

Di event Jakarta Fashion Week 2014 kemarin, CC sempat lihat Kamga, nih, di catwalk. Cerita, dong!
Yap, saya tampil memakai karya Barli Asmara. Kebetulan ini bukan pertama kalinya saya berjalan di catwalk. Jadi model itu susah. Kita dituntut tampil sebaik mungkin, dan sadar kalau yang jadi fokus adalah pakaiannya, bukan kita. So, I respect models. Mereka hidup seperti atlet! (PG, FOTO: DOK. CITA CINTA)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?