Semoga prestasi ini bisa terus konsisten di gelaran super series selanjutnya hingga kejuaran dunia 2026. Foto: Dok. PBSIIndonesia mengalami hasil kurang memuaskan pada gelaran Piala Thomas 2026 (24 April-3 Mei, di Denmark), dengan tersingkir pada fase grup untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Setelah itu, di Indonesia Open 2026 tim Merah Putih juga gagal mempersembahkan gelar meski memiliki dua wakil yang tampil di partai final.
Kekecewaan ini tampaknya menjadi pemicu bagi pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Hasil maksimal terlihat dari dua kejuaraan Super Series yang mereka jalani.
Fajar/Fikri berhasil menjadi juara di Japan Open Super 750, setelah pada partai final yang digelar pada19 Juli 2026 di Tokyo, mengalahkan ganda putra Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae dalam dua set langsung, 21-19/21-17.
Tren positif ini terus dibawa oleh Fajar/Fikri saat melakoni ajang China Open Super 1000 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou.
Pada partai final yang dilaksanakan pada 26 Juli 2026, Fajar/Fikri kembali bertemu dengan Kim Won-ho/Seo Seung-jae, yang merupakan pasangan nomor satu dunia. Sempat kalah di set pertama dengan skor 16-21, Fajar/Fikri bangkit di set kedua dan set ketiga dengan skor kemenangan 21-19/21-19.
Dengan kemenangan di China Open 2026, Fajar/Fikri berhasil mempertahankan gelar juara tahun lalu—saat itu mereka menang dari pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi-yik dengan skor 21-15/21-14.
Keberhasilan menjuarai turnamen BWF Super 1000 ini membawa Fajar/Fikri naik ke posisi kedua dunia, satu peringkat di bawah pasangan Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Dan persaingan ini tampaknya bakal semakin ketat pada rangkaian turnamen BWF berikutnya, termasuk di Kejuaraan Dunia 2026.
Fajar/Fikri juga mengantongi total hadiah yang in this economy pastinya fantastis. Dari turnamen Japan Open 2026, pasangan yang baru setahun dipasangkan ini memperoleh hadiah sebesar 70.300 dolar AS, serta dari China Open 2026, Fajar/Fikir mendapatkan hadiah sebesar 148.000 dolar AS.
Keberhasilan Fajar/Fikri meraih dua gelar bergengsi berturut-turut ini jadi penyemangat sektor ganda putra Indonesia, yang dalam beberapa bulan terakhir mendapat sorotan, sekaligus jadi bukti konsistensi serta mental juara pasangan Indonesia. Terus berprestasi! (f)
Baca juga:
Lewat Buku Menembus Garis Batas, Greysia Polii Ingin Terus Menginspirasi Generasi Muda
Bangga! Tim Bulutangkis Putra Indonesia Raih Piala Thomas 2020
Kemenangan Greysia Polii/Apriyani Gemakan Indonesia Raya Pertama di Tokyo
Bennita Luisa
Topic
#feminaindonesia, #bulutangkis


