Sex & Relationship
Masih Lajang, Ketat Menyeleksi?

23 Jul 2011

Wanita berusia 30, belum punya kekasih tetap? Siap-siap ’tutup telinga’, karena pasti mendengar banyak komentar nyelekit. Ketahuan jalan dengan beberapa pria, dinilai kejar setoran. Dekat dengan pria terlalu cepat, dianggap banting harga.

Dekat dengan sejumlah pria, tapi tak juga ada yang jadi? Reputasi wanita picky-lah yang menempel. Ibaratnya, maju kena, mundur kena. Padahal, untuk komitmen yang ikrarnya hanya ingin sekali seumur hidup, jelas tidak bisa sembarangan. Pilih-pilih dan punya standar, wajib dilakukan. Namun, kalau standar ketinggian, juga berbahaya. Ujung-ujungnya Anda tidak kunjung bertemu ’pangeran idaman’.

Di mata Ratih Ibrahim, psikolog dari Universitas Indonesia, sebenarnya tak semua wanita yang masih sendiri (usia di atas 30) memiliki standar terlalu tinggi dan menjadi tidak realistis. Banyak juga yang sebenarnya standarnya realistis, namun akhirnya mendapat label picky karena beberapa alasan.

1. Pergaulannya di situ-situ saja, sehingga kesempatan untuk bertemu kandidat baru tak kunjung datang. Kebetulan stok pria di lingkungannya memang sudah habis. Entah karena sudah berkeluarga, atau pernah dekat tapi tidak klik. Kalau kondisinya seperti ini, Ratih menyarankan wanita tersebut untuk memperluas wawasan pergaulan.

2. Banyak juga wanita yang ’menyelam di kolam yang salah’.

3. Ada juga wanita yang mentok di satu figur. Misalnya ayah, kakak, atau mantan kekasih. Karena tak bisa meraih sosok tersebut, ia berkompensasi, membuat standar yang terlihat tinggi. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?