Enam tahun lalu, Dusun Koko di desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, hanyalah sebuah desa terpencil. Sebagian besar penduduknya terkena bencana kelaparan. Anak-anak hidup dalam lingkungan yang sangat tidak higienis dan kekurangan gizi.Namun kini kedaan berubah. Mendapatkan uluran tangan dari Yayasan Tunas Mulia, anak-anak di dusun ini telah bersekolah, meningkat konsumsi makanan bergizi, dan mengerti akan pentingnya kebersihan tubuh. Bersama dua orang guru dari Jakarta, Ruth Made dan Aci, anak-anak dusun Koko kembali memiliki cita-cita dan harapan.
Video yang merekam transformasi dusun Koko dari 2006 hingga sekarang menjadi perekat konser amal ‘Heart for NTT’. Pertunjukkan orkestra yang dipimpin Aminoto Kosin ini menampilkan sejumlah penyanyi antara lain Gabriel Harvianto, Sandhy Sandhoro, Dira Sudiro, dan 17 anak Dusun Koko.
FLW
FOTO: DOK. TUNAS MULIA


