Drinks & Ice Cream
Jegég dari Second Floor, Keindahan Proses Meracik Kopi

21 Aug 2026

Rangkaian menu Jegég yang cantik di palet rasa sekaligus cantik narasinya. Foto: Dok. Second Floor Coffee


Banyak cara untuk menikmati secangkir atau segelas kopi.

Apa pun caranya, terburu-buru bukanlah pilihan, apalagi jika cita rasa racikan kopi itu begitu kompleks.

Sama dengan ketika menikmatinya, proses mengolahnya pun tak melulu terjadi dengan cepat. 

Keindahan sebuah proses menemukan racikan proses yang tepat melatarbelakangi Second Floor Coffee merilis racikan Jegég, berkolaborasi dengan Amarena Fabbri, penghasil buah ceri liar amarena dari Bologna, Italia, yang telah beroperasi selama lebih dari satu abad.

Rangkaian menu Jegég: The Beauty in the Process mengolah buah ceri liar amarena ke dalam sajian kopi khas Second Floor Coffee—rasa kopi Nusantara tetap menonjol, tanpa gula (manisnya dari fruktosa buah paduan kopi), sementara rasa kolaborasi berduet manis dalam cita rasa kopinya. 

Femina mencicipi dua varian dari menu Jegég. Yang pertama adalah Jegég, yang telah tersedia di seluruh gerai Second Floor Coffee di Bali, Jakarta, dan Banten.

Setelah Jegég dikocok sebentar dalam wadah, tuang kopinya, dan aduk sebentar di gelas untuk mendapatkan paduan rasa terbaik dari kopi-susu-ceri liar amarena. Foto: Dok. Femina, Dok. Second Floor Coffee

Jegég (dalam Bahasa Bali artinya “cantik”) adalah paduan biji kopi arabika dari Bali Utara dengan ceri liar amarena, yang diproses dengan metode natural wash selama 30 hari.

Kopi dan ceri liar amarena yang telah dikeringkan pun ditambahkan susu, dan difermentasi selama 24 jam sebelum disajikan bersama tiga buah ceri dalam wadah cantik.

Saat dituang ke dalam gelas—lengkap dengan es kristal Second Floor Coffee yang diformulasikan pas menemani kopi hingga tetesan terakhir—Jegég langsung terasa lembut di lidah, dengan sentuhan rasa asam-manis ceri amarena.

Kalau kamu suka es kopi susu, Jegég bakal bikin nagih. Aftertaste sedikit fruity dari ceri gluten-free ini memberikan pengalaman ngopi yang menarik.

Varian kedua dari menu Jegég adalah Amarena x Adam. Menurut Adi Suhendra, Founder Second Floor Coffee, jika Jegég ibarat seorang perempuan, maka Amarena x Adam adalah pendampingnya. “Kedua varian rasa mereka seperti couple,” Adi menganalogikannya.

Sensasi rasa mawar yang khas dari Amarena x Adam justru dianggap lebih maskulin. Foto: Dok. Second Floor Coffee

Racikan kopi ini memadukan ceri liar amarena dengan kreasi kopi signature pertama Second Floor Coffee, yaitu kopi mawar bernama Adam.

Tanpa susu, cita rasa racikan ini cukup nendang, dengan aftertaste sebuah sensasi tersendiri berkat madu dari fermentasi bunga mawar selama tiga bulan. Kopi aromatik ini paling pas dinikmati perlahan, sehingga komposisi kopi-ceri-mawar kompak kita rasakan.

Jegég: The Beauty in the Process terdiri atas tujuh varian, yang akan dirilis bertahap; Amarena x Adam baru bisa dinikmati November nanti.

Adi Suhendra berharap, “Rangkaian menu Jegég ini untuk menambah pengalaman ngopi yang asyik, menawarkan spektrum rasa lebih luas, serta bisa diterima pencinta kopi.” (f)

Baca juga:
Menu Kemerdekaan di Bacha Coffee, Teman Secangkir Kopi dalam Cita Rasa Indonesia
Mont Blanc, Racikan Kopi Populer dari Melbourne
Mikael Jasin Membawa Omakafé Pulang ke Akar Lewat Season Terbaru

 

Zornia Harisantoso


Topic

#kuliner

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?