Career
Tetap Cantik di Cuaca Lembap

24 Mar 2014

Kondisi iklim yang lembap memang bisa mempengaruhi keadaan kulit. Saat cuaca dingin kelembapan dari sel-sel kulit dapat terkikis hingga kulit menjadi kering dan bersisik, sedangkan produksi minyak makin cepat saat cuaca panas. Karena itu, kondisi kulit yang seperti ini membutuhkan perawatan ekstra, nih..

• Tetap gunakan pelembap. Pilih yang oil-free dan water based, lalu pulaskan tipis-tipis pada wajah secara merata. Jika ingin memakai bedak, lebih baik hindari jenis two-way-cake yang terlalu ‘berat’, dan gunakan jenis loose powder.

• Jangan pernah melewatkan tabir surya, karena tabir surya bertindak sebagai perlindungan kulit ketika berada di udara terbuka—nggak harus digunakan hanya saat cuaca panas.

• Jika pada siang hari wajah terlihat berminyak dan kusam, sempatkan untuk mencuci muka. Gunakan sabun khusus wajah yang lembut, keringkan, lalu kembali usapkan pelembap tipis-tipis.

• Lakukan eksfoliasi ringan atau meluruhkan sel kulit mati pada wajah setiap 1 minggu sekali. Campurkan 3 sendok makan oatmeal dengan 1 sendok makan madu. Aduk rata lalu oleskan ke wajah dan gosok lembut selama 1 menit. Basuh muka dengan air hingga bersih dan keringkan.

• Kulit tubuh pun butuh perhatian. Jangan malas untuk mengaplikasikan pelembap secara merata setelah mandi. Jenis body butter paling baik karena memiliki pelembap ekstra dan lebih maksimal dalam menjaga kelembapan kulit.

• Rambut pun butuh perhatian khusus saat cuaca lembap. Hindari keluar ruangan dengan rambut yang masih basah. Pastikan benar-benar kering—gunakan hair dryer jika diperlukan. Angin lembap bisa membuat rambut yang separuh basah terlihat kusam.

•Yang terakhir, jangan lupa untuk memperbanyak asupan air putih untuk memperbaiki sirkulasi kulit, sekaligus menjaganya agar tetap kenyal. (NANDA DJOHAN/FOTO:IST)


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?