Contouring. Teknik ‘ilusi’ untuk memberi shape dan menyamarkan bentuk wajah kurang sempurna seperti pipi tembam, double chin, atau hidung lebar dengan bantuan bronzer atau liquid foundation berbagai tingkat warna.
Antioksidan. Kandungan dalam vitamin A (termasuk beta karotin), C, dan E untuk mengurangi, memperbaiki, dan melindungi sel kulit terhadap kerusakan akibat radikal bebas.
DD Cream. Krim penyempurna BB dan CC Cream. Sering disebut Dermatologically Defining, Daily Defense, atau Double-Duty, krim ini bisa digunakan untuk kulit wajah dan tubuh. Mengandung SPF, melembapkan kulit kering di sekitar kaki, lutut, dan siku, meratakan kulit belang, kelebihan untuk memperbaiki tekstur kulit dengan formula ringan, dan mengandung antiaging untuk membuat kulit lebih halus dan mengurangi kerutan.
Botox. Singkatan dari Botulinum Toxin—suatu zat kimia racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium Botulinum. Botox mampu merelaksasikan otot untuk mengurangi pengenduran atau pengerutan kulit akibat ekspresi wajah (tersenyum, menangis, atau cemberut). Botox disuntikkan pada kulit dan bekerja pada daerah-daerah tertentu secara spesifik (di antara alis mata, dahi, ujung mata, wajah, dan leher sehingga menghasilkan permukaan kulit yang lebih halus dan nggak berkerut.
Bronzer. Berbentuk pressed powder atau loose powders, bronzer dibuat khusus untuk menghasilkan efek tanning layaknya habis berjemur—member ilusi dan dimensi agar wajah nggak pucat dan flat. Pengaplikasiannya, di dahi, pipi, hidung, dan dagu—titik-titik dimana sinar matahari langsung mengenai wajah.
Sering mendengar istilah-istilah dalam dunia kecantikan? Atau membaca kata-kata yang sulit dipahami pada brosur atau kemasan produk kecantikan? Berikut beberapa istilah yang umum digunakan supaya Anda makin mengenalnya.