BizNews
Cinta Tanpa Batas untuk Autisme, Bellayu Berkolaborasi Bersama Yayasan MPATI

10 Jun 2025

Penyerahan donasi secara simbolis dari Bellayu kepada MPATI melalui kampanye Limitless. Foto: Dok. Bellayu


Hari Autisme Sedunia pada 2 April 2025 telah lama berlalu, namun dukungan terhadap autisme di Tanah Air terus berjalan, baik untuk penyandangnya maupun para orang tua hebat yang mengasuh anak penyandang autisme.

Contohnya seperti yang dilakukan Bellayu, jenama beauty hair tools dan hair care premium asal Singapura, yang menggelar Limitless, kampanye yang jadi bentuk kepedulian Bellayu mengenai masalah autisme, termasuk di Indonesia.

Bellayu menggandeng Yayasan Masyarakat Peduli Autisme Indonesia (MPATI) sebagai kolaborator untuk mendukung penuh gerakan positif yang secara aktif dijalankan sejak 15 Maret hingga 31 Mei 2025 itu. 

Kampanye Limitless menggabungkan tiga aktivasi dalam rangkaian programnya. 

Pertama adalah donasi; 10% dari hasil penjualan seluruh produk premium Bellayu selama periode waktu tersebut didonasikan untuk MPATI. 

Kedua edukasi, melalui penayangan konten serta diskusi bertema Cita dan Cinta Tanpa Batas untuk Autisme via Instagram Live bersama para penggiat dan pemerhati autisme Indonesia. 

Ketiga apresiasi, dengan memberikan 10 produk Bellayu kepada 10 sosok perempuan dan ibu inspiratif pendamping para anak spesial. 

Dalam momen penyerahan secara simbolis donasi dari Bellayu melalui kampanye Limitless akhir Mei lalu di Kantor Yayasan MPATI, Jakarta, Ketua MPATI, DR.dr. Lies Dina Liastuti, SpJP(K),MARS, mengingatkan bahwa kebutuhan sahabat autis di Indonesia masih sangat besar, terutama empat hal terpenting.

Hal-hal tersebut adalah akses pemeriksaan dan diagnosis dini yang merata, pendidikan dan terapi yang berkualitas serta terjangkau, kesempatan untuk tumbuh dalam lingkungan sosial yang mendukung, serta yang terakhir adalah program pemberdayaan dan pelatihan keterampilan menuju kemandirian. 

Gabriella Chong, Founder Bellayu dan Emuna International School of Singapore, sekolah inklusif (kanan), bersama Gavin Chong. Foto: Dok. Bellayu

"Kami ingin kampanye ini menjadi awal dari perubahan sosial yang nyata. Kami yakin semangat kolaborasi ini akan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan menginspirasi perusahaan-perusahaan lain untuk turut serta dalam gerakan Indonesia Ramah Autisme," ujar dr. Lies.

Gabriella Chong, Founder dan CEO Bellayu, dan Founder Emuna International School of Singapore, menambahkan, "Autisme bukan keterbatasan, melainkan cara lain bagi kita semua untuk memahami dinamika dunia dan anugerah Tuhan. Melalui dukungan penuh, arahan yang tepat, pengertian, dan kesempatan, individu dengan spektrum bisa meraih apa pun lewat potensi yang dimilikinya." (f)

Baca juga:
Pertama di Asia! Tunggu World of Barbie - Dreams Made Here Hadir Juli Nanti
JAFF Market 2025 Siap Dukung Sinema Indonesia Mendunia
Relevan dengan Perkembangan Zaman Jadi Tantangan Industri Fashion Tanah Air


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?