Mengadopsi salah satu novel karya TB Silalahi yang berjudul sama, film ini bertutur tentang perjalanan cinta yang melampaui batas. Sersan Tebe (Mathias Muchus) membesarkan anak-anaknya dengan ‘kucuran keringat’. Khawatir mereka mengambil jalan hidup yang salah, ia pun menerapkan pendidikan ala militer. Lelah dengan kekangan dan aturan yang terlalu mengukung dirinya, si sulung Ronggur (Vino G. Bastian) memberontak dengan sengaja menjadi mafia narkoba.
Di tengah konflik dengan ayahnya, Ronggur bertemu gadis pujaannya, Andini (Marsha Timothy). Sayangnya, Andini yang seorang muslimah berbeda keyakinan dengan pria asal Balige ini. Dengan kekuatannya sebagai pentolan mafia, Ronggur menculik Andini dari orang tuanya yang tak merestui hubungan mereka.
Apakah ia akan menemui kebahagiaan dengan jalan hidup yang ia pilih? Riak-riak kehidupan Sersan Tebe, Ronggur, dan Andini mewarnai ketenangan Danau Toba yang dipilih menjadi setting utama film. Mata pun bisa sejenak terpuaskan menikmati keindahan alam tanah Sumatra Utara di tengah kegalauan perjalanan hidup mereka. (f)


