Memiliki suami yang pasif, terkadang melelahkan juga. Mulai dari pilihan investasi hingga rencana liburan, diserahkan kepada kita. Saat kita menyerahkan tanggung jawab kepada suami, tapi ia sering salah ambil keputusan. Bagaimana cara membangkitkan kemandirian suami? "Coba Anda telaah kembali pola hubungan Anda sejak awal. Pastinya ada kecenderungan bahwa Andalah yang selalu menjadi pengambil keputusan dalam berbagai hal. Atau, bisa jadi ketika suami mengambil keputusan, Anda mengubahnya dan suami memilih mengalah demi menghindari konflik," ungkap Monty Satiadarma, psikolog.
Pola seperti ini sudah berlangsung lama. Bisa jadi telah 5 tahun masa perkawinan atau justru semenjak masa pacaran. Misalnya, saat suami mengajak nonton, Anda memilih makan di restoran. Atau, ketika ada dua pilihan, maka film pilihan Andalah yang ditonton. Hal-hal kecil semacam ini sudah berlangsung lama dan telah menjadi kebiasaan bagi suami untuk mengalah. Bukan hal mudah mengubah pola kebiasaan. Tapi, bukan berarti perilaku mengalah ini tak bisa diubah.
Jika Anda ingin mengubah pola ini, maka ubah dulu sikap Anda. Tawarkan pilihan kepadanya, tempuh apa pun risikonya, hindari konflik, dan serahkan keputusan kepadanya. Lambat laun akan terjadi perubahan dalam pola pengambil keputusan.
Masalahnya, belum tentu pilihannya selaras dengan selera Anda. Jika ini yang terjadi, janganlah membantah atau mengubah pilihannya. Ketahuilah, masalah bukan bersumber dari dirinya, tapi sikap dominan Anda. Anda harus mulai bisa menahan diri untuk tidak menjadi dominan. Bersediakah Anda melakukan hal tersebut dan menerima konsekuensi perubahan pola hubungan ini? (f)


