Setiap kali bercinta dengan suami, vagina selalu terasa sakit. Sehingga, Anda tidak pernah bisa berhubungan seks lebih dari sekali dalam satu saat. Apakah rasa sakit itu ada hubungannya dengan aborsi yang pernah Anda lakukan?
Sebelum terjadinya aborsi, Anda juga pernah menderita sakit saat sanggama (dispareunia) seperti yang kini Anda alami? Jika ya, maka nyeri itu tidak ada hubungannya dengan tindakan aborsi. Cedera sehabis aborsi bisa saja meninggalkan bekas-bekas yang lalu menimbulkan kesulitan di masa mendatang. Pastikan lagi dengan memeriksakan diri ke dokter ahli kandungan.
Aborsi yang dilakukan secara sengaja sering kali meninggalkan rasa bersalah, sehingga mungkin saja akan berpengaruh terhadap kegiatan seks. Dispareunia bisa juga berhubungan dengan hal-hal lain di masa lalu. Oleh karenanya, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan seorang psikiater. Apabila saat ini belum memungkinkan untuk bercinta lebih dari sekali dalam satu waktu, maka buatlah yang sekali itu sebagai kegiatan yang cukup memuaskan bagi Anda dan suami. (f)


