Career
Saat Harus Mengambil Keputusan Kontroversial

29 Jul 2013

Anda memang tidak bisa menyenangkan semua orang saat menjadi seorang pemimpin. Walau begitu, Anda tetap bisa menunjukkan bahwa Anda seorang pemimpin yang memegang kuasa dan tetap populer di mata anak buah. Termasuk saat Anda harus mengambil keputusan yang kontroversial seperti pengurangan jumlah karyawan.

Menurut Emilia Jacob, junior partner lembaga konsultan sumber daya manusia, Experd, hampir tidak ada cara yang membuat bawahan merasa senang dengan keputusan ‘sensitif’, seperti pengurangan pegawai atau tidak memberikan bonus dan kenaikan gaji. Kuncinya ada pada transparansi dan menunjukkan empati.

Jika keputusan ini harus dilakukan pada semua karyawan, beberkan kondisi perusahaan secara terbuka kepada karyawan dan apa yang menyebabkan perusahaan harus mengambil langkah itu. Namun, tunjukkan bahwa kondisi ini juga memengaruhi seluruh pihak, termasuk Anda dan jajaran manajerial. Kalau kondisi perusahaan memang sedang buruk, jangan Anda malah membeli mobil dinas baru misalnya. Tunjukkan bahwa semua harus ‘mengencangkan ikat pinggang’.

Jika keputusan itu harus dilakukan pada karyawan tertentu karena performanya yang kurang baik atau ketidaksesuaian antara kewajiban dan imbalan yang diberikan oleh pemimpin  sebelum Anda, komunikasikan secara hati-hati. “Yang paling sulit adalah menjaga spirit dari bawahan lain yang sebetulnya tidak terkena pemecatan, misalnya,” kata Emilia. Sampaikan bahwa ini bukan keputusan yang mudah bagi Anda atau pemimpin lainnya, dan buatlah anak buah bisa melihatnya dari sudut pandang organisasi dan Anda. Memang bukan hal gampang, tapi bukan berarti tidak akan berhasil menenangkan perasaan bawahan yang bersangkutan atau yang lain. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?