Sex & Relationship
Pacaran dengan Bos

20 May 2015

Menjalin hubungan dengan atasan, memang tak mudah. Apalagi jika dituduh sebagai perusak rumah tangga karena status atasan yang belum resmi bercerai dengan istrinya. Apakah memang harus memutuskan hubungan cinta ini?

Menurut psikolog Monty Satiadarma, Tidak ada salahnya kita mencintai seseorang, namun kita juga harus menyadari bahwa dorongan dan gejolak emosi harus dapat terkendali sesuai dengan kaidah sosial di mana kita hidup. Anda tak perlu malu menyatakan cinta dan sebaliknya tak perlu malu juga kehilangan cinta. Tiap tindakan memiliki kandungan risiko dan sebelum mengambil keputusan atau tindakan hendaknya risiko telah cukup matang dipertimbangkan.  
   
Jangan lanjutkan tindakan jika Anda tak siap menghadapi risiko. Anda berhak melanjutkan langkah, jika telah mempersiapkan segala risiko yang Anda hadapi. Tentu akan sangat baik jika Anda bukanlah menjadi penyebab keretakan rumah tangga orang lain. Sebaliknya, Anda akan dimuliakan orang, jika menjadi sumber keutuhan rumah tangga orang lain.

Jika Anda bukan penyebab retaknya rumah tangga atasan, jangan pedulikan apa kata orang. Tetapi, jika memang Anda penyebabnya, hentikanlah tindakan Anda. Sebab, tak ada bahagianya menikmati kesenangan di atas penderitaan orang lain. Selain itu, Anda juga akan mendapat cap jelek dari rekan kerja maupun lingkungan sebagai wanita perusak rumah tangga orang. Lagi pula, masih banyak pria lajang yang pantas untuk dicintai. Pikirkan matang-matang konsekuensinya sebelum melangkah lebih jauh. (f) 
 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?