Menjalin hubungan dengan pria yang lebih muda tentu ada tantangan tersendiri. Bisa jadi, jadi segi ekonomi, dia sudah mapan dan berkeinginan untuk menjalin hubungan yang serius ke pernikahan. Namun, Anda perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan menikah dengan pria berusia lebih muda dan masalah yang mungkin dihadapi. Menurut psikolog Monty Satiadarma, usia lebih muda terkadang memiliki kecenderungan kurang matang, terkesan lebih kekanak-kanakan dan minta perhatian, tapi banyak juga yang usianya lebih muda justru bersikap lebih dewasa daripada yang usianya lebih tua. Jika Anda berdua berada di kisaran kepala 3, sebenarnya Anda berdua berada pada rentang dewasa madya. "Jadi, kalaupun ada perbedaan usia kalender, maka hal itu tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan kematangan sosial emosional. Seharusnya Anda berdua berada pada rentang usia perkembangan yang tidak terlalu jauh berbeda dalam konteks kematangan emosional," paparnya kembali.
Akan menjadi lebih baik jika Anda tidak terlalu memperhatikan kesenjangan usia, melainkan lebih memperhatikan kebutuhan satu sama lain dan keinginan untuk saling mendukung, menunjang, dan mengisi kebutuhan masing-masing pihak. Belum tentu hal ini berlangsung lancar. Adakalanya terjadi konflik, benturan, kekurangselarasan, tetapi hindari alasan kesenjangan usia ketika langkah bersama telah berlangsung.
Memang benar, secara rasional yang lebih tua bisa berperan sebagai pengayom bagi yang lebih muda. Namun, adakalanya yang lebih muda justru mengayomi yang lebih tua. Jadi, jangan cemas dengan masalah yang akan dihadapi karena masalah akan selalu ada, walau tanpa kesenjangan usia. Amat penting untuk senantiasa siap menghadapi masalah dalam memberikan dukungan kepada pasangan hidup.


