Apa jadinya, ya, kalau lagu-lagu daerah diaransemen ulang menjadi musik pop-disko? Band ini membuktikan, lagu-lagu daerah juga bisa terdengar funky dan modern. Direkam live di Studio Lokananta, Solo, band ini merekam ulang lagu-lagu daerah dari tanah Pasundan Tjangkurileung, lagu permainan klasik Melayu Tam Tam Buku, lagu khas daerah Ambon, Lembe Lembe, lagu dari Pulau Dewata, Jangi Janger, serta lagu pop berbahasa Maluku, Te O Rendang O. Proses mixing dan mastering yang baik jadi salah satu keunggulan album yang dirilis terbatas hanya 1.000 keping CD ini. (f)


