Career
Meningkatkan Kapasitas Produksi

4 Sep 2012

Anda mulai menerima pesanan aneka pasta sejak setahun lalu. Dari awalnya hanya 2-3 pesanan per minggu, kini melonjak menjadi 10-15 pesanan. Karena masih berstatus karyawan, akhirnya banyak order yang Anda tolak. Jika ingin menaikkan kapasitas produksi, hal apa yang harus dilakukan? 

Pertama, kenali karakter konsumen dan pastikan ada jaminan pasar. Dalam bisnis makanan, ada kecenderungan konsumen senang coba-coba yang baru tapi kemudian mereka akan cepat bosan. Apakah pasta adalah tipe makanan yang selalu dicari? Apakah mereka beli karena pastanya enak, atau hanya karena menghargai Anda sebagai teman? Jika pelanggan Anda orangnya kurang lebih sama, Anda harus waspada.

Kedua, jika Anda sudah yakin, mulai pekerjakan karyawan dan investasi peralatan masak yang lebih memadai jika memang diperlukan. Industri makanan harus memperhatikan kesegaran. Lebih baik Anda masak dalam jumlah kecil beberapa kali, daripada Anda masak sekali tapi dalam jumlah besar. Rasanya pasti berbeda. 

Sebagai tambahan saja, sesekali menolak order justru adalah sesuatu yang positif, karena akan membuat pelanggan semakin penasaran. Lebih baik Anda menyediakan kurang daripada lebih, supaya menciptakan kerinduan pada konsumen. Hal ini akan membuat bisnis Anda lebih sustainable. Tapi hati-hati, jangan terlalu sering juga menolak pesanan hingga mengesalkan konsumen. Bisa-bisa, dia malah tidak akan memesan dari Anda lagi. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?