Film ini bercerita tentang pertemuan kembali seorang anak, Cahaya (Raihaanun), dengan ayahnya, Saiful (Donny Damara), yang meninggalkannya 15 tahun silam. Namun sayang, pertemuan itu tidak semanis yang didambakan oleh Cahaya yang berhati polos. Si ayah ternyata lekat dengan hal-hal yang selama ini dipelajarinya sebagai dosa.
Sutradara Teddy Soeriatmadja berhasil menggarap film sarat polemik ini dengan humanis. Selain itu, akting Donny yang optimal juga menjadi kekuatan penting. Pesan sederhana namun luhur yang muncul, kita bisa tetap belajar bertoleransi tanpa perlu kehilangan keteguhan atas nilai-nilai yang kita percayai. (f)


