Sex & Relationship
Hubungan yang Hambar

28 Aug 2012


Belakangan Anda sering terganggu rasa bersalah hebat pada suami. Anda sering membayangkan berselingkuh dengan macam-macam pria. Bisa teman sekantor, bisa pula instruktur yoga, bahkan aktor idola Anda. Padahal perkawinan Anda dan suami baik-baik saja. Meski sibuk, kedekatan Anda berdua tetap terjaga. Namun, sejak hadirnya anak kedua, hubungan Ana menjadi agak dingin. Anda tidak tahu apa sebabnya.Anda merasa tidak kesepian, karena ada anak-anak yang menghibur. Meski rutin berhubungan intim dengan suami, namun sudah tidak ada rasa seperti dulu. Lebih parah, Anda berfantasi berselingkuh tadi. Anda pun sadar ini sudah tidak sehat, apa yang harus dilakukan?

Menurut Konsultan Monty Satiadarma, fantasi dan imajinasi amat tidak terbatas, namun perilaku harus dapat dikendalikan. Tidak terlalu mudah mengendalikan fantasi bahkan sebaliknya makin Anda berusaha menghapusnya, makin fantasi mengganggu. Boleh jadi Anda mengalami perubahan hormonal dan untuk menjawab masalah ini Anda perlu berkonsultasi dengan tenaga medis. Mungkin juga karena bertambahnya anak maka perhatian Anda pada suami berkurang dan lebih tersita untuk anak-anak Anda.
Namun, ada kemungkinan Anda memasuki periode kejenuhan dalam hubungan pernikahan Anda. Penyebabnya bisa bermacam-macam dan cara mengatasinya juga amat beragam. Salah satu cara terbaik ialah meluangkan waktu bersama pasangan. Anda bisa menitipkan anak pada pengasuh atau orang tua selama beberapa saat untuk meluangkan waktu romantis Anda berdua bersama pasangan.
Dengan kata lain, cobalah mengembalikan masa romantis Anda dulu seperti sebelum menikah. Ini bagaikan napak tilas pengalaman emosional yang dikenal dengan emotional re-experiencing. Langkah ini bisa disertai dengan dukungan topik percakapan tentang pengalaman masa lampau, sehingga secara nalar (kognitif) pun Anda melakukan rekoleksi ingatan ke masa lampau.
Langkah lain, melakukan sebaliknya dari napak tilas emosi itu, yaitu dengan mencoba hal baru berdua bersama. Mungkin saja Anda berdua melakukan jalan-jalan bertualang bersama ke tempat yang belum pernah Anda jelajah. Selamat mencoba.

Sedangkan menurut Konsultan Irma Makarim, fantasi Anda bukan penyebab langsung menghambarnya hubungan Anda dan suami. Tetapi rasa bersalah yang ditimbulkan bisa memperburuk keadaan. Karena membuat Anda merasa diri tak cukup baik, enggan menghadapi suami bahkan memilih untuk menghindarinya. Bila ini yang terjadi maka Anda perlu menghentikan kegiatan ini. Gantilah dengan pikiran yang lebih positif.
Anda tak akan mendapatkan jalan keluar dengan menyalahkan diri sendiri atau keadaan. Amati kembali apa yang sebenarnya terjadi dalam hubungan Anda berdua. Mengapa hubungan menjadi dingin setelah kehadiran anak kedua. Perhatikan kembali  apa yang Anda berdua rasakan pada saat itu. Mungkinkah  suami merasa diabaikan karena kesibukan Anda, atau sebaliknya Anda sendiri kehabisan energi karena kelelahan merawat bayi Anda dan anak pertama.
Tentu ini menyita waktu dan perhatian. Walaupun Anda tidak merasa kesepian karena terhibur anak-anak, tetapi bagaimana dengan suami?  Anda dan suami perlu membicarakan ini semua, dan berusaha saling memenuhi kebutuhan masing-masing. Anda perlu waktu sejenak bersama. Bisa melakukan penyegaran dengan berlibur bersama suami, atau mempekerjakan baby sitter untuk meringankan tugas Anda merawat anak, sehingga Anda dan suami mempunyai waktu untuk bersama.(f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?