Margareta Astaman/Kompas (2011)Excuse-Moi jadi semacam ‘jeritan hati’ penulis tentang kebingungan dan kegundahan akan identitasnya sebagai WNI keturunan Cina, yang kebetulan pernah tinggal di Singapura. Margareta berani mengangkat isu SARA yang sering dianggap tabu dan sensitif, dengan gayanya yang ceplas-ceplos, apa adanya, dan jenaka. Ia tak hanya mempertanyakan arti jadi orang Indonesia, diskriminasi yang terkadang diterima, termasuk label ‘Cina tanggung’ yang ditempelkan padanya, sekaligus hubungan beda ras dan agama yang terlarang. Semuanya dengan bahasa yang ringan, segar, dan tak menghakimi. (f)


