Food Trend
Cafe (kafe)

6 Jun 2012

Cafe (kafe) yang pertama dibuka di Constantinople, ibu kota kerajaan Kerajaan Ottoman, Turki, pada tahun 1555. Ini bertepatan dengan pembukaan toko yang menyediakan kopi, di distrik Tahtakale oleh  Hakam dan Shams, imigran Turki dari Aleppo. 
     
Pada abad ke-17, kafe café mulai banyak bermunculan di Eropa, berawal dari festival St.Germain di Paris, Prancis, pada tahun 1672. Di festival tersebut orang Armenia yang menjadi imigran di Paris, mendirikan warung kecil di pinggir jalan untuk menjual minuman kopi dalam cangkir. Siapa sangka, warungnya ramai dikunjungi. Berbekal kesuksesan tersebut, orang Armenia memberanikan diri untuk membuka kafe di wilayah Eropa yang   lainnya. 

Tak disangka, pertumbuhannya sangat pesat. Boleh jadi karena saat itu orang Prancis juga sudah terkenal sebagai peminum kopi. Orang-orang Eropa yang dulu menikmati kopi di rumah, kemudian berdatangan ke kafe sekadar untuk ngopi. Sambil menyeruput kopi, mereka juga asyik ngobrol membahas isu politik yang sedang hangat, main kartu bersama teman, membaca koran, atau hanya untuk menikmati rokok bersama kopi. 

Pada masa itu, mengunjungi kafe menjadi hak prerogatif kaum pria. Wanita di Eropa dianggap tabu datang ke kafe. Hanya di Jerman, wanita leluasa masuk ke kafe, namun tidak di Paris dan Inggris. 

Sejak dulu pun kafe adalah tempat orang bertemu teman dan ngobrol sambil minum kopi. Pada abad ke-19 hingga ke-20, kafe tak hanya berfungsi sebagai tempat ngopi, tapi juga tempat untuk berdiskusi dan berdebat. Alhasil, berkembanglah kafe yang khusus dikunjungi penulis, seniman, atau politikus. 
Di Amerika, kehadiran kafe tak sekadar menyajikan kopi, namun juga makanan ringan, seperti sandwich, cake, dan pastry. Kafe ala Amerika dipelopori oleh orang  imigran Italia di Amerika yang membuka espresso bar. Mulai tahun 1950, kafe café juga menyediakan hiburan untuk menghibur pengunjung.
 
Banyak penyanyi country dan folk tenar, seperti Bob Dylan dan Joan Baez, memulai kariernya di kafe. Hard Rock Café dan Starbucks lah yang mempelopori munculnya kafe dengan konsep espresso bar pada tahun 1967. Hingga kini, kafe ala kedua kafe ternama itu banyak dipakai oleh pengusaha kuliner di seantero dunia. Kafe juga banyak berdiri di sekitar kampus, perkantoran, dan di pusat perbelanjaan kota. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?