Andy Chow / Daras
Seorang petani tengah membajak ladang ketika tiba-tiba seekor kelinci menabrak batang pohon sampai lehernya patah dan akhirnya mati. Melihat bangkai kelinci tersebut, sang petani merasa beruntung. Ia lantas memiiki gagasan untuk meninggakan pekerjaannya sebagai petani, dan memilih duduk di dekat pohon tersebut untuk menunggu kelinci lainnya. Hari demi hari berlalu, tak ada kelinci yang muncul, dan sang petani tak lagi punya makanan. Kisah tadi merupakan salah satu dari 88 kisah kebijaksanaan Tiongkok yang terdapat dalam buku ini. Kebijaksanaan Tiongkok kuno memang berangkat dari kehidupan, sehingga tak lekang dimakan waktu dan sangat relevan bagi kehidupan manusia. (f)


