Foto: Pixabay
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah pasien positif Covid-19 per Kamis (2/4) pukul 12.00 mencapai 1.790 orang dengan jumlah pasien sembuh mencapai 112 orang, sedangkan kasus meninggal 170 orang. Dari data tersebut, sudah ada 32 provinsi di Indonesia yang telah terpapar penyakit yang disebabkan virus corona tersebut.
Dalam upaya percepatan penanganan covid-19, Pemerintah mengajak masyarakat untuk bersungguh-sungguh mengawali penanganan wabah mulai dari yang terdepan, yaitu masyarakat guna memutus rantai penularan di tengah masyarakat dengan menerapkan aturan yang telah sesuai protokol kesehatan, physical distancing, social distancing dan work form home.
Selain itu, masyarakat perlu mewaspadai tiga hal sumber penularan Covid-19 yang mungkin acap kali dilupakan dan dianggap remeh. Padahal hal tersebut sangat dekat dan sering dilakukan di lingkungan masyarakat.
Ketua Aliansi Telemedia Indonesia, Prof. dr. Purnawan, M.Ph., P.Hd mengatakan bahwa 3 sumber penularan Covid-19 yaitu pertama barang-barang yang dikirim secara daring. "Barang-barang yang kita terima secara online itu kan kita tidak tahu bagaimana prosesnya, bagaimana yang mengantar, ini harus kita lakukan sebagai benda terinfeksi," kata Purnawan dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta.
Sumber kedua penularan yakni uang tunai, karena uang dipegang oleh banyak orang, berpindah dari satu orang ke orang lainnya. Sehingga uang tunai bisa menjadi penularan Covid-19. Oleh karena itu perlu perlakuan khusus saat menggunakan uang tunai.
"Uang cash itu akan menular dari orang ke orang jadi itu harus ada caranya, kalau saya pegang pakai plastik dan saya taruh di tempat khusus di rumah," imbuh Purnawan.
Sumber ketiga adalah interaksi antara kakek dan cucu juga menurut Purnawan agak riskan terjadi penularan. Kakek atau nenek termasuk kelompok berisiko yakni usia lanjut. Sehingga untuk mencegah penularan, kakek atau nenek perlu menerapkan protokol kesehatan selama berinteraksi.
"Yang ketiga ini memang agak riskan juga ya. Dari segi kesehatan, kalau kakek itu rentan, cucu itu biasanya tahan sehingga cucu bisa menjadi (carrier). Jadi sementara hati-hati jika berhubungan dengan cucu. Kita harus selalu berhati-hati waspada, cuci tangan pakai masker,” kata Purnawan. (f)
Baca Juga:
Berkebun di Rumah Bantu Redam Stres Selama Social Distancing
Masker Kain Alternatif untuk Antisipasi COVID-19, Asal Tetap Jaga Jarak
Pemerintah Telah Periksa Lebih Dari 6.500 Orang Terkait COVID-19
Faunda Liswijayanti
Topic
#corona, #covid19, #viruscorona


