Trending Topic
4 Cara Mencintai Alam di Bulan Kasih Sayang

19 Feb 2021


Foto: Dok. Hutan Itu Indonesia (HII)


Banjir besar yang menerjang wilayah Kalimantan Selatan pertengahan Januari 2021 memantik perdebatan panjang. Selain karena curah hujan ekstrem, tak sedikit pihak menuding penyebab banjir karena masifnya pembukaan lahan. Kalimantan yang terkenal sebagai paru-paru dunia karena hutannya yang luas, kini makin terkikis akibat kerusakan hutan yang meluas. 

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2019, luas lahan berhutan seluruh daratan Indonesia adalah 94,1 juta hektar. Itu berarti luasnya mencapai 2,5 kali lipat luas negara Jepang atau 3 kali lipat negara Filipina. Luas hutan hujan Indonesia juga menjadi yang ketiga terbesar di dunia setelah Brazil dan Kongo. Sehingga sudah selayaknya kita menjaga kekayaan alam, hutan Indonesia ini. 

Namun, di masa pandemi yang membuat orang lebih banyak di rumah, dan berbagai masalah yang belakangan muncul, hutan pun nyaris terlupakan dan nasibnya terancam. Padahal kondisi perubahan iklin yang ekstrim terjadi belakangan ini seharusnya menjad pengingat kita akan fungsi hutan sebagai resapan air sekaligus meredam peningkatan emisi karbon.

Bagi presenter Insert, Rian Ibram yang gemar olahraga mendaki gunung, hutan lebih dari sekadar belantara pepohonan. “Sayang banget, kalau kita tidak menjaga hutan. Selama ini hidup kita diberi kelimpahan oleh alam. Sudah sewajarnya kita menjaga alam. Karena, menjaga alam berarti juga menjaga manusia, menjaga diri kita sendiri,” kata Rian, yang ingin sekali menjelajah Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh. 

Di bulan kasih sayang ini, Rian mengajak masyarakat untuk lebih mencintai hutan dan peduli pada kelestarian hutan. Karena semakin banyak orang yang melakukan hal yang simpel untuk melestarikan hutan secara bersama-sama, efeknya pasti akan besar. Cukup dari rumah saja, Anda pun bisa menyebarkan cinta pada hutan dan alam dengan beberapa cara ini:  

1/ Nonton Video tentang Hutan Tropis
Saat Ini ada banyak film yang bercerita tentang hutan. Salah satu yang layak Anda masukkan dalam daftar tonton weekend ini adalah video tentang Hutan Nagari Sungai Buluh di Sumatra Barat, yang bisa ditonton secara online. Film dokumenter ini bercerita tentang hutan yang menjadi ‘halaman belakang’ bagi warga desa di Sumatera Barat ini. Mereka bisa mengambil berbagai kebutuhan hidup langsung dari hutan, ibarat hutan adalah pasar mereka. Dari pohon cabai hingga pohon jengkol semua tersedia di dalam hutan Nagari Sungai Buluh. Lalu posting di media sosial dan ajak teman atau keluarga untuk menyaksikan film tersebut. Dengan cara ini, Anda ikut menebar semangat cinta hutan. 

2/ Belanja Cerdas
Mulailah memperhatikan produk-produk dengan label ramah lingkungan, saat berbelanja online di rumah saja. Label-label tersebut memungkinkan Anda untuk melihat bahwa brand mencoba menerapkan prosedur yang sudah terstandarisasi oleh lembaga yang mengeluarkan label atau sertifikat itu. Rian misalnya, memilih belanja pakaian yang terbuat dari bahan linen, karena bahan ramah lingkungan dan tahan lama. 

3/ Ikut Kelas Online
Mulai tertarik akan isu hutan? Bergabung saja dengan Kelas Suka Hutan yang digelar oleh HII (hutanitu.id). Kelas ini akan membuat Anda makin sayang kepada hutan dan makin mampu menunjukkan rasa sayang itu dengan aksi nyata. Ada 4 kali kelas yang digelar untuk regional Jabodetabek, Medan, Surabaya, dan Nasional, pada setiap weekend di bulan Maret 2021 mendatang. Ini adalah waktu yang tepat mengisi weekend Anda dengan kawan baru, dalam acara online yang seru dan menyenangkan. 

4/ Adopsi Pohon dan Adopsi Hutan
Ada begitu banyak taman nasional dan lembaga di Indonesia yang menggelar program ini. Tidak perlu donasi besar, Anda hanya perlu mencari program yang sesuai dengan budget, misalnya Rp20.000. Donasi ini akan digunakan oleh penyelenggara untuk memelihara pohon tersebut, sekaligus melestarikan hutan. Anda nanti akan mendapatkan sertifikat adopsi! Dalam skala lebih besar, Anda bahkan bisa mengadopsi hutan. Konsepnya serupa dengan adopsi pohon, yaitu dengan cara berdonasi dan kemudian mendapatkan sertifikat. Uniknya, sertifikat adopsi hutan ini juga bisa diberikan kepada orang lain sebagai kado spesial. (f)


Baca Juga: 
Jangan Abaikan Ancaman Krisis Iklim Di Tengah Pandemi COVID-19
5 Restoran dengan Area Outdoor yang Nyaman
Inspiratif, 2 Wanita Indonesia Ini Masuk Daftar BBC 100 Women 2020

 


Faunda Liswijayanti


Topic

#hutan

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?