Travel
Mengenal Perajin Perak Langganan Pakualam Di Kotagede

9 Sep 2019

 
 
 

Dok. Femina Media / Prima Sabrina & Priyo Salim

 

Seiring berjalan waktu, keterampilan para perajin perak di Kotagede terus meningkat. Tidak hanya membuat peralatan rumah tangga, mereka juga mulai membuat aneka perhiasan yang saat itu mulai diminati, terutama oleh kalangan bangsawan Yogyakarta. Bahkan sampai saat ini.

Alumnus Kartografi Universitas Gadjah Mada ini pun bercerita bahwa salah satu pelanggan setia Salim Silver miliknya adalah K.G.P.A.A. Paku Alam X, Raja Kadipaten Pakualaman yang juga merangkap sebagai Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Ia pertama kali memesan perak kepada saya sekitar tahun 2005, sebelum dinobatkan sebagai Paku Alam X,” ungkap Priyo.
 
Beberapa barang kerajinan perak pesanan dari Paku Alam X yang pernah dikerjakan oleh Priyo antara lain cermin rias bersepuh emas untuk keperluan pernikahan putra sulung Paku Alam X, B.P.H. Kusumo Bimantoro, timang atau kepala sabuk, hingga wadah larbadak untuk meletakkan bulu merak, salah satu benda pusaka turun-temurun milik Paku Alam yang selalu hadir dalam upacara besar seperti upacara pelantikan.
 
Berkat ciri khas desain dan pasar ekspor hingga Amerika Serikat dan Eropa, usaha perak Priyo mampu bertahan hingga kini. Sambil menunjukkan beberapa koleksi perak buatannya, Priyo mengungkap keprihatinannya akan kemunduran industri perak yang terjadi di kampung halamannya. Menurut Priyo, harga bahan baku yang mahal, teknik produksi tak memadai, dan pemasaran telah menghambat perkembangan kerajinan perak Kotagede.

“Kalau pelestarian perak Kotagede tidak ditangani dengan cermat, maka kita akan kehilangan warisan budaya,” kata pemenang Gold Award Indonesia Good Design Selection 2012 yang diadakan Kementerian Perindustrian ini.
 
Saat ini workshop Salim Silver paling banyak memproduksi perhiasan dengan teknik ukir perak dan filigri, yang dijual dengan Rp100.000 hingga Rp5.000.000. (f)
 
 

BACA JUGA:
Cicipi Gurihnya Mangut Lele Di Yogyakarta
Mengagumi Batik Larangan Di Keraton Yogyakarta
Terpesona Putri Keraton Di Ullen Sentalu

 


Topic

#yogyakarta, #kerajinanperak, #budaya

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?