Benarkah sering melakukan petting bisa menyebabkan kehamilan? Kok, bisa? Bukankah sperma langsung mati begitu terkena udara dari luar? Pertanyaan di atas sering terdengar dari muda-mudi yang melakukannya sebagai aktivitas pacaran. Dan memang benar, petting dapat menyebabkan kehamilan, meski tidak terjadi penetrasi. Jika penis yang ejakulasi langsung bertemu langsung area vagina (meskipun hanya menyentuh bagian luar vagina), dan kita sedang dalam masa subur, maka sperma yang dikeluarkan dapat melakukan perkalanan hingga mencapai rongga rahim dan bertemu dengan sel telur.
Sperma sendiri dapat hidup di udara luar hingga tiga hari dan dapat membuahi hingga 12 jam setelah terjadi kontak antara penis dan vagina. Apalagi bila sperma itu sehat. Jika terjadi kontak antara penis dan vagina, sebaiknya memakai kondom untuk menghindari terjadinya kehamilan dan penyakit menular seksual, meskipun hanya petting.
Tapi, lebih baik lagi jika kita menghindari kegiatan seksual sebelum memiliki hubungan resmi dengan pacar. Cari, deh, kegiatan lain yang lebih positif lainnya seperti olahraga bersama. CC


